Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Mitos Baskom Perak Armada Spanyol: Fakta Baru dari Analisis Ilmiah

Richard Lawongan • Senin, 9 Juni 2025 | 12:07 WIB

 

Kiri: Teko Perak, (koleksi Rijksmuseum, inv. NG-NM-583). Kanan: Cekungan Perak, (koleksi: Rijksmuseum, inv. NG-NM-582).
Kiri: Teko Perak, (koleksi Rijksmuseum, inv. NG-NM-583). Kanan: Cekungan Perak, (koleksi: Rijksmuseum, inv. NG-NM-582).

RADARPAPUA - Sebuah penelitian terbaru yang dipimpin oleh Dr. Joosje van Bennekom membongkar legenda lama soal baskom perak yang disebut berasal dari rampasan armada harta Spanyol oleh Belanda tahun 1628. Hasil studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Cultural Heritage.

Kisahnya bermula saat Laksamana Piet Heyn dari Perusahaan Hindia Barat Belanda (WIC) berhasil merebut kapal harta Spanyol yang sarat dengan emas, perak, dan rempah senilai 56,4 miliar euro dalam nilai sekarang. Di Rijksmuseum, terdapat sepasang benda perak—sebuah kendi dan baskom—yang diyakini terbuat dari rampasan ini.

Kendi perak itu menyandang cap pembuat "Fo ENRIQZ" dan simbol era 1606–1628, serta prasasti yang menyatakan asalnya dari perak armada Spanyol. Temuan ilmiah membuktikan bahwa kendi ini memang dibuat dari perak Meksiko, konsisten dengan perak rampasan Spanyol saat itu.

Namun, baskom yang dianggap bagian dari set itu ternyata berbeda. Gaya, cap kota Den Haag, dan tulisan tahun 1684 menunjukkan bahwa benda ini dibuat puluhan tahun setelah peristiwa 1628. Tak ada catatan sejarah tentang baskom itu hingga tahun 1808, saat mulai dikaitkan dengan kisah Heyn.

Untuk menguji klaim tersebut, tim menggunakan analisis isotop timbal (LIR) pada baskom dan kendi, lalu membandingkannya dengan sampel perak dari Meksiko, Eropa, dan Belanda. Hasilnya mengejutkan: baskom dibuat dari campuran perak, bukan dari rampasan harta Spanyol.

Dr. van Bennekom menyimpulkan bahwa legenda baskom ini kemungkinan muncul pada abad ke-19 saat narasi nasionalistik mulai dibentuk melalui artefak sejarah. Jadi, meski kendi adalah warisan nyata kemenangan Belanda, baskomnya hanya produk mitos dan memori kolektif.(aj) 

 
 
Editor : Richard Lawongan
#Eropa #armada #SPANYOL #Belanda #budaya #sejarah #warisan