Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Koin Emas Tertua Anglo-Saxon Ditemukan: Simbol Perpaduan Kristen dan Paganisme

Richard Lawongan • Selasa, 17 Juni 2025 | 14:14 WIB

Sisi depan dan belakang koin emas Anglo-Saxon
Sisi depan dan belakang koin emas Anglo-Saxon

 

RADARPAPUA - Sebuah koin emas berukuran tak lebih besar dari ujung kuku telah ditemukan di ladang dekat Norwich, Inggris. Temuan ini diyakini sebagai koin Anglo-Saxon tertua di wilayah East Anglia, bertanggal sekitar tahun 640–660 Masehi.

Koin ini menampilkan desain unik: seorang pria dengan kaki menyilang, mengenakan diadem, mengangkat salib Kristen di atas simbol valknut—ikon pagan yang dikaitkan dengan dewa Odin dalam mitologi Nordik. Perpaduan simbol ini mencerminkan masa transisi antara kepercayaan pagan dan masuknya agama Kristen di Inggris awal.

Dr. Adrian Marsden dari Norfolk Historic Environment Service menyebut temuan ini sebagai “sangat signifikan”. Ia menjelaskan bahwa jenis koin seperti ini belum pernah ditemukan sebelumnya. Selain itu, valknut yang muncul di koin juga digunakan dalam penguburan mewah seperti Sutton Hoo, yang menunjukkan pengaruh kepercayaan ganda.

Sisi belakang koin menampilkan pola salib atau swastika (saat itu dianggap sebagai simbol keberuntungan) yang dikelilingi karakter mirip Latin, namun tak terbaca. Menurut Marsden, ini menunjukkan bahwa pembuat cetakan koin tidak melek huruf. Namun, hasil pengujian mengungkap kadar emasnya tinggi—hingga 60%.

Penemuan ini juga menjadi penting karena koin tersebut masuk dalam definisi baru "harta karun" menurut perubahan Undang-Undang Treasure Act 1996. Kini, artefak bisa diklasifikasi sebagai harta berdasarkan signifikansi nasional, bukan hanya berdasarkan nilai logam mulia.

Koin ini saat ini diincar oleh Museum Kastil Norwich untuk dikoleksi, agar bisa dipajang bagi publik. Bila disetujui oleh koroner sebagai harta nasional, museum akan mendapatkan hak pertama untuk menyimpannya dan memperkenalkannya pada dunia.(aj)

Editor : Richard Lawongan
#Inggris #koin emas #arkeologi #sejarah #Anglo Saxon