Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Dua Anak Serigala Berumur 14.000 Tahun Pernah Makan Badak Bulu Sebelum Mati

Richard Lawongan • Selasa, 17 Juni 2025 | 23:31 WIB

Dua anak anjing zaman es yang ditemukan di dekat Tumat, Siberia.
Dua anak anjing zaman es yang ditemukan di dekat Tumat, Siberia.

RADARPAPUA -
Dua anak hewan yang tampak seperti anak anjing ditemukan membeku di es Siberia. Awalnya para ilmuwan mengira mereka adalah anjing kuno. Tapi setelah dicek DNA-nya, ternyata mereka adalah anak serigala betina bersaudara, bukan anjing.

Mereka hidup sekitar 14.000 sampai 15.000 tahun lalu, di Zaman Es. Saat itu, manusia juga tinggal di tempat yang sama.

Tubuh mereka ditemukan dalam kondisi sangat terawat, seperti mumi. Di dalam perut salah satu anak serigala itu, para ilmuwan menemukan daging badak berbulu dan seekor burung kecil sebagai makanan terakhir mereka. Mereka juga masih menyusu dari induknya saat mati.

Karena dekat dengan tulang mamut yang dipotong manusia, dulu ilmuwan menduga anak serigala ini mungkin hidup dekat manusia dan makan sisa makanan manusia. Tapi hasil penelitian terbaru tidak menemukan bukti kuat bahwa manusia memberi mereka makan.

Kemungkinan besar, kedua anak serigala ini mati karena guanya runtuh, dan mereka terjebak di dalamnya. Para peneliti menduga mungkin ada saudara mereka yang masih tersembunyi di bawah tanah es.

Penelitian ini membantu para ilmuwan memahami kehidupan hewan zaman dulu, dan bagaimana serigala purba sangat mirip dengan serigala zaman sekarang. (*)

Editor : Richard Lawongan
#serigala #hewan #badak