RADARPAPUA - Para ilmuwan menemukan tulang lima mammoth berbulu yang sangat besar di Austria. Usia tulang-tulang ini sekitar 25.000 tahun! Penemuan ini menunjukkan bahwa manusia purba pernah berburu dan memotong mammoth untuk dimanfaatkan.
Tulang-tulang mammoth ini ditemukan di sebuah tempat bernama Langmannersdorf, sekitar 65 kilometer dari kota Wina. Tulangnya ditemukan di dua tempat yang berdekatan. Di salah satu tempat, para peneliti menemukan banyak tulang mammoth yang ditumpuk, dan banyak yang punya bekas potongan dari alat manusia purba. Di sekitarnya juga ditemukan alat-alat dari batu.
Di tempat kedua, ditemukan tulang dari tiga mammoth lainnya. Taring-taring besar mereka ditemukan dalam kondisi utuh maupun pecah. Para ilmuwan percaya bahwa manusia purba saat itu memotong dan mengambil gading mammoth untuk membuat alat-alat seperti ujung tombak.
Mammoth berbulu adalah hewan besar seperti gajah yang hidup di zaman es terakhir. Mereka bisa setinggi 3,5 meter dan punya taring melengkung besar. Mereka hidup di Eropa, Asia, dan Amerika Utara.
Bagi manusia purba, mammoth sangat penting. Mereka digunakan untuk makanan, tulangnya dijadikan alat atau bangunan, dan kulitnya untuk kehangatan. Mammoth punah sekitar 10.000 tahun lalu, kemungkinan karena perubahan iklim dan diburu manusia. Tapi, beberapa masih hidup lebih lama di pulau-pulau terpencil.
Tempat ditemukannya tulang ini dulu juga pernah digali pada awal tahun 1900-an, dan ditemukan tanda-tanda tempat tinggal pemburu mammoth. Penemuan terbaru ini menunjukkan bahwa manusia purba tahu kapan mammoth datang melewati lembah dan memanfaatkannya untuk berburu.
Peneliti akan mempelajari lebih lanjut tentang tulang, taring, dan alat batunya. Beberapa temuan akan disimpan di Museum Sejarah Alam Wina, dan sebagian akan dipamerkan di museum lokal di Lembah Perschling. (*)
Editor : Richard Lawongan