RADARPAPUA– Setelah lebih dulu hadir di Amerika Serikat, Google akhirnya mulai menggulirkan fitur pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI Mode) ke negara lain.
India menjadi negara pertama di luar AS yang kebagian fitur canggih ini, sekaligus menandai dimulainya peluncuran global secara bertahap.
Berbeda dengan fitur AI Overviews yang lebih sederhana, AI Mode menawarkan kemampuan penalaran yang lebih dalam dan hasil pencarian yang lebih kontekstual.
Teknologi ini ditenagai oleh Gemini 2.5, model bahasa besar milik Google, yang menggunakan pendekatan bernama fan-out reasoning.
Dengan teknik ini, sistem akan secara otomatis memecah pertanyaan utama pengguna ke dalam beberapa subtopik, kemudian mencari jawaban yang relevan untuk masing-masing, sehingga pengguna mendapatkan respons yang lebih menyeluruh dan terstruktur.
Salah satu keunggulan dari AI Mode adalah kemampuannya untuk memahami dan merespons pertanyaan yang jauh lebih panjang dibandingkan pencarian tradisional.
Bahkan, menurut Google, fitur ini dapat menangani permintaan hingga 2–3 kali lebih kompleks.
Tak hanya teks, pengguna juga bisa memberikan input suara atau gambar ke dalam pencarian mereka, menjadikan AI Mode sebagai fitur pencarian yang multimodal.
Fungsi ini didukung sepenuhnya oleh Google Lens, memungkinkan pengguna memasukkan gambar misalnya tangkapan layar atau foto objek lalu meminta penjelasan atau informasi tambahan seputar gambar tersebut.
Kemampuan ini sangat berguna bagi pengguna yang menginginkan penelusuran visual yang lebih interaktif dan intuitif.
AI Mode kini tersedia di perangkat Android dan iOS, serta bisa diakses langsung dari bilah pencarian Google seperti biasa, baik lewat aplikasi maupun versi web.
Pengguna hanya perlu menekan pintasan khusus yang kini muncul untuk mengaktifkan fitur tersebut.
Dengan peluncuran AI Mode ke India, Google memperluas upayanya dalam menghadirkan pengalaman pencarian yang lebih cerdas dan adaptif di berbagai negara.
Meskipun belum tersedia secara global, ekspansi ini menunjukkan bahwa Google sedang mempersiapkan ekosistem pencarian yang lebih modern, yang tidak hanya mengandalkan teks, tetapi juga memahami konteks dan visual.
Bagi pengguna yang gemar mengeksplorasi informasi secara lebih dalam dan cepat, AI Mode bisa menjadi alternatif baru yang revolusioner, terutama dalam dunia pencarian informasi yang semakin kompleks saat ini.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan