RADARPAPUA - Para ilmuwan menemukan alat tajam dari batu api (flint) yang sangat tua, buatan manusia dari budaya Pfyn di Jerman selatan. Alat ini dijuluki sebagai “pisau Swiss Army” tertua di dunia, meski tentu saja ini buatan zaman prasejarah.
Dari mana alat ini berasal?
-
Nama: Alat batu budaya Pfyn
-
Tempat ditemukan: Öhningen, Jerman selatan, dekat perbatasan dengan Swiss
-
Usia: Dibuat sekitar 3800 sampai 3500 tahun sebelum Masehi, atau kira-kira 5.500 tahun lalu.
Seperti apa bentuk alat ini?
Alat ini hanya sepanjang 7,3 cm. Pisau ini terbuat dari batu api tajam, yang dipasang ke gagang kayu dengan perekat dari getah pohon birch. Di gagangnya juga ada lubang kecil, mungkin supaya bisa digantung di leher atau di sabuk.
Karena bentuknya kecil, praktis, dan multi guna, alat ini disebut mirip pisau lipat Swiss Army modern, hanya saja tentu tanpa logam atau engsel.
Siapa pembuatnya?
Alat ini dibuat oleh orang-orang budaya Pfyn, yang hidup di Zaman Batu Muda (Neolitikum) sekitar 4300 - 3500 SM. Mereka tinggal di wilayah antara Bavaria selatan (Jerman) sampai Swiss utara.
Orang Pfyn terkenal karena membangun rumah panggung di atas rawa atau tepi danau, supaya terlindung dari banjir. Ada hampir 1.000 situs rumah panggung seperti ini ditemukan di Eropa, termasuk di sekitar Danau Constance, dekat tempat ditemukannya alat ini.
Apa gunanya alat ini?
Karena ditemukan ada bekas biji-bijian di getah yang menempel di alat serupa, para ahli menduga alat seperti ini bisa dipakai untuk:
-
memotong makanan (misalnya biji-bijian),
-
memotong kulit hewan,
-
atau pekerjaan sehari-hari lainnya.
Sayangnya para arkeolog belum tahu pasti apa saja fungsi pastinya.
Kenapa penemuan ini penting?
Karena ditemukan di rawa, alat ini terawetkan dengan sangat baik, bahkan kayu dan getahnya masih ada. Ini memberi kita petunjuk langka tentang bagaimana orang Zaman Batu membuat alat tajam, lengkap dengan gagangnya, bukan cuma serpihan batu saja.
Alat ini juga menunjukkan bahwa manusia prasejarah sudah sangat kreatif dan pintar merakit alat serbaguna, jauh sebelum ada teknologi modern.
Alat kecil dari budaya Pfyn ini adalah salah satu contoh “pisau multifungsi” tertua di dunia, dibuat oleh manusia Zaman Batu sekitar 5.500 tahun lalu, dengan desain cerdas yang membantu mereka bertahan hidup sehari-hari. (*)