Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Seperti Melihat Dinosaurus Raksasa Asli: Ilmuwan Penasehat Film Jurassic World Rebirth Cerita Pengalaman Serunya

Richard Lawongan • Rabu, 2 Juli 2025 | 23:37 WIB

Aktor Luna Blaise menghadapi Tyrannosaurus rex yang ganas dalam “Jurassic World Rebirth,” yang disutradarai oleh Gareth Edwards.
Aktor Luna Blaise menghadapi Tyrannosaurus rex yang ganas dalam “Jurassic World Rebirth,” yang disutradarai oleh Gareth Edwards.

RADARPAPUA -
Film dinosaurus terbaru berjudul "Jurassic World Rebirth" baru saja tayang Rabu (2 Juli). Ini adalah kelanjutan dari film "Jurassic Park" yang pertama kali muncul lebih dari 30 tahun lalu. Film ini terkenal karena menampilkan dinosaurus yang hidup seakan-akan nyata.

Nah, Steve Brusatte adalah seorang ilmuwan ahli fosil dinosaurus (paleontolog) dari Universitas Edinburgh, Skotlandia. Ia menjadi penasehat sains untuk film Jurassic World, termasuk yang terbaru ini. Tugasnya adalah membantu pembuat film supaya dinosaurus di layar kelihatan mirip dengan ilmu pengetahuan, meski tetap seru ditonton.

Steve bilang, sejak film pertama "Jurassic Park" tahun 1993, kita sudah menemukan lebih dari 1.000 jenis dinosaurus baru. Kita juga tahu banyak dinosaurus ternyata punya bulu seperti burung! Tapi, meski begitu, dinosaurus di film pertama tetap terlihat keren dan tidak jauh berbeda dari hasil penelitian sekarang.

Kalau bisa kembali ke masa lalu, Steve ingin sekali pergi ke zaman Trias, sekitar 252-201 juta tahun lalu. Saat itu dinosaurus pertama baru muncul. Mereka masih kecil, cuma sebesar kucing atau anjing, tapi sudah pintar dan gesit.

Menurut Steve, kesalahan terbesar di film-film Jurassic Park dulu adalah dinosaurusnya digambarkan bersisik seperti kadal raksasa. Padahal sekarang kita tahu banyak dinosaurus punya bulu, bahkan Velociraptor sebenarnya berbulu dan punya semacam sayap di lengannya.

Tentang kerjanya di film, Steve cerita dia sering diminta pendapat soal ide cerita atau desain dinosaurus lewat Zoom, telepon, dan email. Tapi dia hanya memberi saran, tidak memutuskan. Ia bilang film seperti ini memang bukan dokumenter, tapi film monster untuk hiburan, jadi kadang perlu dibikin lebih dramatis.

Steve juga cerita dia bisa jadi penasehat film ini karena kebetulan saja. Sutradara Colin Trevorrow membaca bukunya lalu menghubunginya, dan akhirnya diajak terlibat.

Menurut Steve, Tyrannosaurus rex (T. rex) tetap dinosaurus paling seram. Tubuhnya sebesar bus, giginya seperti paku rel kereta api, dan bisa menghancurkan tulang mangsanya. Kalau dia harus dimakan dinosaurus, dia pilih T. rex supaya cepat mati dan tidak sakit lama.

Dinosaurus favoritnya di film baru ini adalah titanosaurus, dinosaurus leher panjang yang sangat besar. Steve bilang saat melihat adegan titanosaurs muncul di film, dia merasa seperti benar-benar melihat dinosaurus raksasa hidup. Itu luar biasa (*)

Editor : Richard Lawongan
#dinosaurus raksasa #Jurassic World Rebirth #jurassic park #fILM