RADARPAPUA - Seorang astronot NASA berhasil memotret pemandangan menakjubkan dari luar angkasa: petir merah raksasa berbentuk mirip ubur-ubur yang menyala di atas badai besar di Amerika Utara. Fenomena ini disebut sprite, dan masih jadi misteri meski sudah diteliti lebih dari 30 tahun.
Foto ini diambil pada 3 Juli oleh Nichole Ayers, astronot dari misi SpaceX Crew-10 yang sedang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Saat itu, ISS melintas di atas badai besar yang terjadi di Meksiko, California, dan Texas.
Di media sosial X, Ayers menulis, “Luar biasa. Saat kami lewat di atas Meksiko dan AS pagi ini, saya memotret sprite ini.” Ia juga menjelaskan bahwa sprite adalah TLE (Transient Luminous Events), yaitu cahaya aneh yang muncul di atas awan akibat aktivitas listrik kuat di badai.
Apa itu sprite?
Sprite adalah salah satu jenis cahaya misterius yang muncul tinggi di atmosfer saat badai, selain blue jets (kilatan biru yang menembak ke atas) dan ELVES (cincin cahaya seperti UFO). Sprite paling sering terlihat dan kadang disebut mirip ubur-ubur karena punya banyak cabang cahaya seperti tentakel. Ada juga yang menyebutnya mirip wortel karena punya sulur tipis yang menjuntai.
Sprite biasanya muncul di atas badai besar, termasuk badai topan. Sprite berwarna merah karena berinteraksi dengan nitrogen di udara bagian atas. Ukurannya juga luar biasa, bisa mencapai 80 km di atas permukaan bumi!
Sprite di planet lain
Sprite pertama kali benar-benar dilihat penumpang pesawat pada tahun 1950-an, tapi baru difoto tahun 1989. Uniknya, sprite juga pernah terlihat di planet Jupiter, dan para ilmuwan percaya mungkin juga terjadi di Saturnus dan Venus.
Mengapa sprite terjadi?
Meski sudah lama diteliti, para ilmuwan masih belum tahu pasti kenapa hanya petir tertentu yang bisa menimbulkan sprite.
Astronot di ISS sangat beruntung karena dari luar angkasa mereka punya pemandangan sempurna di atas awan, sehingga sering melihat sprite bersamaan dengan petir biasa. Foto-foto ini membantu ilmuwan lebih memahami bagaimana sprite terbentuk.
Misalnya, pada Maret lalu, ada sprite merah samar yang terlihat di ujung petir raksasa di atas New Orleans. Lalu pada Juni 2024, sprite merah mirip ubur-ubur lain juga berhasil difoto melayang tinggi di atmosfer bumi. (*)
Editor : Richard Lawongan