Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Bagaimana Ilmuwan Dinosaurus Bantu Jurassic World Terbaru Tampilkan T. rex dan Titanosaurus Lebih Nyata

Richard Lawongan • Senin, 7 Juli 2025 | 23:22 WIB

Aktor Luna Blaise menghadapi Tyrannosaurus rex yang ganas dalam "Jurassic World Rebirth," yang disutradarai oleh Gareth Edwards.
Aktor Luna Blaise menghadapi Tyrannosaurus rex yang ganas dalam "Jurassic World Rebirth," yang disutradarai oleh Gareth Edwards.

RADARPAPUA -
Musim panas ini, dinosaurus kembali muncul di bioskop lewat film "Jurassic World Rebirth" yang mulai tayang Rabu, 2 Juli. Film ini adalah bagian dari seri Jurassic Park yang sudah ada sejak lebih dari 30 tahun lalu. Menariknya, film-film ini selalu punya penasihat ilmiah supaya dinosaurusnya tampak benar.

Namanya Steve Brusatte, dia ahli fosil (paleontolog) dan dosen biologi evolusi di Universitas Edinburgh, Skotlandia. Dia membantu sutradara dan tim film memahami bagaimana dinosaurus hidup jutaan tahun lalu. Dia biasa diajak rapat lewat Zoom, ditelepon, atau kirim email untuk memberi masukan tentang naskah dan desain dinosaurus.

Menurut Steve, sejak film pertama Jurassic Park tahun 1993, ilmuwan sudah menemukan lebih dari 1.000 spesies dinosaurus baru. Teknologi juga makin canggih. Sekarang kita tahu banyak dinosaurus yang punya bulu, bahkan Velociraptor sebenarnya punya sayap kecil di lengannya! Tapi di film lama, dinosaurusnya masih digambarkan mirip kadal besar bersisik. Steve berharap di masa depan filmnya bisa memperlihatkan dinosaurus berbulu supaya lebih mirip aslinya.

Steve pilih pergi ke zaman Trias, sekitar 252-201 juta tahun lalu, saat semua benua masih jadi satu daratan besar bernama Pangaea. Saat itu dinosaurus baru mulai muncul, ukurannya hanya sebesar kucing atau anjing, tapi mereka pintar dan lincah.

Bagi Steve, tidak ada dinosaurus yang lebih mengerikan dari T. rex. Panjangnya seperti bus, kepalanya sebesar bak mandi, giginya tajam besar seperti paku rel kereta, dan otaknya cukup besar untuk ukuran dinosaurus. Kalau dia harus dimakan dinosaurus, Steve pilih dimakan T. rex supaya cepat mati, langsung digigit dan ditelan.

Dia juga suka titanosaurus, dinosaurus leher panjang yang beratnya bisa lebih dari pesawat jet dan lehernya setinggi gedung. Steve paling suka adegan ketika tokoh paleontolog (diperankan Jonathan Bailey) pertama kali melihat titanosaurus dan terpukau. Steve bilang dia mungkin juga bakal menangis terharu kalau lihat dinosaurus sungguhan sebesar itu.

Steve bilang, film-film ini memang bukan film dokumenter ilmiah, tapi film hiburan. Namun dia senang karena pembuat filmnya tetap peduli dengan ilmu pengetahuan. Mereka selalu meminta bantuan ahli dinosaurus supaya cerita dan tampilannya tidak ngawur. (*)

Editor : Richard Lawongan
#jurassic world #Titanosaurus #dinosaurus #trex