RADARPAPUA - Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di Sungai Vistula, Polandia, ketika seorang nelayan tanpa sengaja menemukan sebuah pedang berusia berabad-abad di kawasan Tarchomin, utara ibu kota Warsawa.
Pedang ini berasal dari periode abad pertengahan dan kini tengah diteliti karena diyakini memiliki nilai sejarah tinggi.
Penemuan bermula ketika nelayan tersebut melemparkan tali ke sungai dan mendapati sebuah objek logam yang menonjol dari sedimen.
Setelah menariknya ke permukaan, ia menyadari bentuknya menyerupai pedang kuno. Tindakan cepat diambilnya: ia langsung melaporkan temuannya kepada otoritas setempat dan menyerahkan artefak itu ke Konservator Monumen Warsawa keesokan harinya.
Langkah ini mendapat pujian dari pemerintah kota karena nelayan tersebut dinilai telah patuh terhadap Undang-Undang Perlindungan Warisan Budaya Polandia.
“Bagus bahwa dia tahu apa yang harus dilakukan,” ujar Michał Krasucki, konservator warisan Warsawa, dalam wawancara bersama Kantor Berita Polandia (PAP).
Menurut Krasucki, senjata yang ditemukan itu memiliki gagang berbentuk bulat dan simbol berbentuk salib yang menyerupai tanda yang digunakan oleh ordo militer religius seperti Ksatria Templar atau Ksatria Hospitaller.
Namun, hubungan langsung dengan kedua kelompok tersebut masih belum bisa dipastikan dan memerlukan penelitian lanjutan.
Saat ini, pedang itu berada di Lokakarya Konservasi Logam milik Museum Arkeologi Negara Polandia, di mana para ahli tengah melakukan proses konservasi dan penelusuran asal-usul artefak tersebut.
Salah satu teori awal menyebutkan bahwa aliran Sungai Vistula, yang dikenal sering berganti jalur, mungkin telah membawa pedang ini dari lokasi aslinya ke tempat ditemukan sekarang di Tarchomin.
Krasucki menegaskan bahwa semua artefak arkeologis berharga yang ditemukan di Polandia dan berusia lebih dari 300 tahun secara hukum merupakan milik negara.
Oleh karena itu, siapa pun yang menemukannya wajib melaporkan dan menyerahkannya kepada otoritas yang berwenang.
Penemuan ini membuka peluang baru dalam studi sejarah abad pertengahan di wilayah Eropa Timur, khususnya dalam menelusuri jejak kehadiran ordo-ordo militer religius di Polandia.
Walau belum diketahui siapa pemilik pedang ini, para arkeolog yakin artefak tersebut akan membantu mengungkap potongan sejarah yang selama ini tersembunyi di dasar sungai.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan