Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Ular Raksasa Sepanjang 15 Meter Ini Mungkin Ular Terbesar yang Pernah Hidup

Richard Lawongan • Selasa, 8 Juli 2025 | 21:56 WIB

Ular yang baru ditemukan ini jauh lebih panjang dari ular manapun yang masih hidup, termasuk anaconda hijau ini.
Ular yang baru ditemukan ini jauh lebih panjang dari ular manapun yang masih hidup, termasuk anaconda hijau ini.

RADARPAPUA -
Ilmuwan di India menemukan fosil ular purba yang mungkin adalah ular terbesar yang pernah hidup di bumi. Ular ini diperkirakan panjangnya bisa mencapai 15 meter (atau sekitar 50 kaki), lebih panjang sekitar 2 meter dari pemegang rekor sebelumnya, yaitu ular Titanoboa.

Ular baru ini diberi nama Vasuki Indicus, diambil dari nama raja ular dalam cerita Hindu yang sering digambarkan melilit leher dewa Siwa. Para ilmuwan menemukan 27 tulang belakang fosil ular ini di tambang batu bara di Gujarat, India. Fosil itu berumur sekitar 47 juta tahun.

Untuk memperkirakan panjang tubuh ular ini, para peneliti mengukur lebar tulang punggungnya, lalu membandingkan dengan ular-ular modern. Mereka memperkirakan panjangnya antara 11 sampai 15 meter. Tapi angka ini masih bisa salah karena hanya berdasarkan perhitungan dari ular zaman sekarang.

Ular Vasuki ini termasuk keluarga ular purba bernama Madtsoiidae, yang dulu hidup di Amerika Selatan, Afrika, India, Australia, dan Eropa Selatan. Dilihat dari bentuk tulangnya, ular ini kemungkinan punya tubuh besar dan bulat, serta hidup di darat.

Karena ukurannya sangat besar, Vasuki mungkin berburu dengan cara menyergap dan melilit mangsanya, mirip dengan anaconda zaman sekarang. Para ilmuwan juga menduga ular ini hidup di tempat yang suhunya lebih hangat dari sekarang, sekitar 28 derajat Celsius.

Peneliti masih ingin mencari tahu lebih banyak tentang ular ini, seperti bagaimana ototnya bekerja dan apa makanannya. Mereka berencana meneliti kandungan karbon dan oksigen di fosilnya supaya bisa tahu lebih banyak tentang kehidupan ular raksasa ini di masa lalu. (*)

Editor : Richard Lawongan
#raksasa #Terbesar #ular