Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Patung Zaman Besi di Danau Bolsena Ungkap Jejak Kehidupan Kuno Italia

Prisilia Rumengan • Senin, 14 Juli 2025 | 18:44 WIB

Ilustrasi patung yang ditemukan (canva.com)
Ilustrasi patung yang ditemukan (canva.com)

RADARPAPUA – Tim arkeologi bawah air di Italia baru saja menemukan sebuah patung tanah liat berusia 3.000 tahun di dasar Danau Bolsena, wilayah Aiola.

Penemuan ini terjadi di situs arkeologi bawah air Gran Carro, yang menjadi saksi bisu kehidupan desa pada masa awal Zaman Besi.

Menariknya, patung kecil yang digambarkan sebagai sosok perempuan ini masih memperlihatkan bekas sidik jari sang pembuatnya sebuah detail langka yang memperkuat nilai sejarah dan emosional artefak tersebut.

Patung tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-10 hingga ke-9 SM dan ditemukan di wilayah yang dulunya merupakan pemukiman rumah panggung.

Meski bentuknya belum sepenuhnya selesai, para ahli meyakini benda ini bukan sekadar artefak dekoratif.

Jejak kain di bagian bawah dada menunjukkan kemungkinan patung itu pernah "dipakaikan" atau dilibatkan dalam ritual domestik. Posisinya yang ditemukan di luar situs pemakaman memperkuat teori bahwa benda ini digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, bukan hanya dalam upacara kematian.

Penemuan penting ini merupakan hasil kerja sama Tim Arkeologi Bawah Air dan Tim Restorasi Warisan Budaya Italia yang secara hati-hati mengangkat dan mengamankan artefak dari kedalaman danau vulkanik tersebut.

Wilayah Gran Carro sendiri baru mulai diteliti secara aktif sejak 1991, ketika peneliti pertama kali mencurigai adanya formasi batu dan kayu yang tidak alami di bawah air.

Penemuan-penemuan sebelumnya di sekitar lokasi tersebut termasuk fragmen keramik, kayu penyangga, dan mata air panas yang memancarkan suhu hingga 40°C semuanya menunjukkan adanya permukiman aktif di masa lalu.

Pada tahun 2020, ditemukannya gundukan tanah di sekitar formasi batu semakin memperkuat dugaan bahwa kawasan Aiola dulunya adalah desa panggung yang penting dalam jaringan permukiman Zaman Besi.

Penemuan tambahan berupa koin dan pot dari masa Kekaisaran Romawi membuktikan bahwa situs ini sempat dihuni hingga akhir era Romawi.

Kini, dengan penemuan patung kecil ini, sejarah wilayah Aiola semakin lengkap, membuka jendela baru menuju pemahaman kehidupan manusia ribuan tahun lalu bahkan sampai ke sidik jarinya.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#zaman besi #arkeolog #penemuan #patung #bawah laut #Italia #kehidupan kuno