RADARPAPUA - Pernahkah kamu membawa oleh-oleh makanan kalau diundang ke pesta? Ternyata orang-orang yang hidup 11.000 tahun lalu di Iran juga punya kebiasaan mirip begitu. Bedanya, mereka membawa babi hutan!
Para arkeolog mempelajari sisa-sisa pesta kuno di Asiab, sebuah tempat di Pegunungan Zagros, Iran. Di sana, mereka menemukan tengkorak 19 babi hutan yang ditaruh rapi dalam lubang di bangunan bundar. Bekas potongan pada tengkorak itu menunjukkan babi-babi ini dipakai untuk pesta makan besar.
Yang menarik, setelah meneliti gigi beberapa babi hutan ini, ilmuwan menemukan sebagian dari mereka dibawa dari tempat yang jauh, mungkin sekitar 70 km jauhnya. Membawa babi hutan melewati pegunungan tentu butuh usaha besar. Padahal, di dekat tempat pesta itu sebenarnya juga ada babi hutan.
Peneliti menyimpulkan, orang-orang zaman dulu ingin memberi hadiah yang spesial dengan membawa hewan dari kampung atau wilayah mereka sendiri. Ini mirip kalau kita sekarang memberikan keju dari Prancis atau cokelat dari Swiss sebagai oleh-oleh.
Penemuan ini juga penting karena pesta itu terjadi sebelum manusia mulai bertani. Biasanya pesta besar seperti ini ditemukan di masyarakat yang sudah bertani dan punya cadangan makanan. Jadi, ini adalah bukti awal bagaimana manusia suka berkumpul, makan bersama, dan mempererat hubungan lewat berbagi makanan, bahkan jauh sebelum mengenal pertanian.
Para peneliti juga bilang, tradisi makan bersama untuk merayakan sesuatu sudah ada sejak lama, sama seperti sekarang kita makan bersama saat Lebaran, Natal, atau ulang tahun. Lewat pesta ini, orang-orang dulu mempererat persahabatan dan mengingat tempat asal mereka melalui hadiah berupa babi hutan dari jauh. (*)
Editor : Richard Lawongan