Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

“Piramida Polandia”: Misteri Makam Raksasa dari Zaman Batu Terungkap

Prisilia Rumengan • Rabu, 16 Juli 2025 | 11:32 WIB

Penggalian makam di Taman Bentang Alam Chłapowski, Wyskoć, Polandia
Penggalian makam di Taman Bentang Alam Chłapowski, Wyskoć, Polandia

RADARPAPUA - Tim arkeolog dari Universitas Adam Mickiewicz di Poznań, Polandia, menemukan struktur pemakaman raksasa berusia 5.500 tahun di Desa Wyskoć, Provinsi Wielkopolska. Bentuknya segitiga memanjang dengan panjang hingga 200 meter dan tinggi sekitar empat meter. Penemuan ini dijuluki "piramida Polandia" atau “ranjang para raksasa”.

Struktur ini dibangun oleh masyarakat budaya Funnelbeaker pada akhir Zaman Batu, salah satu komunitas agraris awal yang hidup menetap. Meski umumnya egaliter, tokoh penting seperti pemimpin atau dukun dikuburkan di dalam makam monumental ini. Hanya satu jasad biasanya dikuburkan di tiap gundukan tanah tersebut.

Salah satu ciri utama megalit ini adalah orientasinya yang mengarah ke timur, tempat kepala jasad diletakkan. Kaki jenazah membujur ke arah barat, menghadap “ekor” struktur. Meskipun kerangka manusia kemungkinan sudah hilang, benda-benda penguburan seperti kapak batu, tembikar, dan ornamen tembaga masih mungkin ditemukan.

Tumpukan batu besar pernah menghiasi bagian depan megalit, beberapa di antaranya beratnya mencapai beberapa ton. Namun banyak dari batu-batu itu telah diambil manusia selama ribuan tahun untuk digunakan kembali, menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur.

Secara profesional, struktur ini diklasifikasikan sebagai makam megalitik tipe Kuyavia, dinamai berdasarkan temuan serupa di Provinsi Kuyavia-Pomerania. Temuan di Wielkopolska ini menjadi yang kedua kalinya terjadi di wilayah tersebut, setelah sebelumnya ditemukan pada tahun 2019.

Untuk sementara, situs masih ditutup untuk umum demi menjaga kelestarian dan kelengkapan ekskavasi. Setelah proses penelitian selesai, pihak berwenang akan mempertimbangkan pembukaan situs bagi publik sebagai situs sejarah terbuka.(aj)

Editor : Prisilia Rumengan
#Polandia #penemuan #piramida #makam #arkeologi #zaman batu