RADARPAPUA - Para ilmuwan di Rusia membedah dan memeriksa seekor bayi mammoth yang berumur sekitar 130.000 tahun. Mammoth ini ditemukan beku di tanah es Siberia, yang disebut permafrost.
Bayi mammoth ini diberi nama Yana. Dia pertama kali diperlihatkan pada Desember 2024. Para peneliti mengatakan, Yana adalah mammoth yang paling terawat baik yang pernah ditemukan. Bagian depan tubuhnya hampir utuh dan mirip seperti bayi gajah.
Untuk mempelajari lebih jauh, para ilmuwan melakukan nekropsi, yaitu pemeriksaan tubuh hewan yang sudah mati (mirip autopsi pada manusia). Nekropsi ini dilakukan di Museum Mammoth di Yakutsk, Rusia, dan memakan waktu beberapa jam.
Yana terjebak di dalam tanah es selama ribuan tahun. Tapi karena perubahan iklim, tanah es itu mencair, lalu tubuh Yana terlihat. Bagian depan tubuhnya sempat jatuh dari tebing, tapi bagian belakangnya masih tertahan tanah.
Saat dibedah, tubuh Yana tercium bau seperti campuran tanah yang membusuk dan daging. Tinggi Yana sekitar 1,2 meter di bahu dan beratnya hampir 180 kilogram. Kepala dan belalainya masih utuh. Para peneliti juga menemukan gigi susu gadingnya, yang nantinya akan tanggal seperti gigi susu manusia. Mereka juga menemukan organ dalam Yana, seperti lambung dan usus.
Para ilmuwan ingin mempelajari bakteri unik yang ada pada tubuh Yana dan makanan terakhirnya. Dengan begitu, mereka bisa tahu lingkungan tempat Yana hidup dulu dan hubungan antara mikroba zaman purba dengan mikroba sekarang.
Belum diketahui kenapa Yana mati masih sangat muda. Tapi para peneliti yakin bukan karena ulah manusia. Manusia modern baru datang ke Siberia sekitar 30.000 tahun lalu, sekitar 100.000 tahun setelah Yana mati. (*)
Editor : Richard Lawongan