RADARPAPUA - Seorang pemburu rusa di Texas, Amerika Serikat, malah menemukan sesuatu yang sangat langka. Dia menemukan taring besar milik gajah purba yang disebut mammoth. Taring itu ditemukan di dasar sungai kering di peternakan O2, dekat Taman Nasional Big Bend.
Gajah purba ini bernama Columbian mammoth. Mereka adalah sepupu jauh mammoth berbulu yang hidup di daerah lebih dingin. Columbian mammoth dulu tinggal di padang rumput Texas sekitar 11.700 tahun lalu. Tapi menemukan tulang mammoth di Texas bagian barat itu jarang sekali.
Manajer peternakan O2, Will Juett, sangat kagum saat melihat taring itu. Dia membayangkan dulu mammoth sebesar itu berkeliaran di sana. Dia juga berpikir tentang manusia purba yang harus menghadapi mammoth hanya dengan alat dari batu.
Mammoth Columbian hidup berdampingan dengan manusia sampai akhirnya punah pada akhir zaman es terakhir. Ilmuwan memperkirakan mammoth punah karena perubahan cuaca, diburu manusia, atau terkena penyakit.
Setelah melihat foto taring itu, Juett langsung menghubungi Bryon Schroeder, seorang arkeolog dari Universitas Sul Ross State. Schroeder memastikan itu benar taring mammoth. Tim peneliti lalu datang dan menghabiskan dua hari untuk menggali taring tersebut. Mereka membungkusnya dengan kain kasa yang dilapisi plester supaya tidak rusak, lalu membuat bingkai khusus agar bisa dibawa ke universitas.
Sayangnya, mereka tidak menemukan bagian tubuh mammoth lainnya. Sekarang para peneliti sedang menunggu hasil tes khusus untuk mengetahui seberapa tua taring itu. (*)
Editor : Richard Lawongan