Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Makam Dukun Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Peru, Diduga Bisa Terhubung dengan Dunia Roh

Richard Lawongan • Kamis, 17 Juli 2025 | 23:23 WIB

Para arkeolog menggali sisa-sisa peninggalan seorang pendeta atau dukun yang hidup sekitar 3.000 tahun yang lalu di Peru.
Para arkeolog menggali sisa-sisa peninggalan seorang pendeta atau dukun yang hidup sekitar 3.000 tahun yang lalu di Peru.

RADARPAPUA -
Para arkeolog di Peru menemukan makam kuno berusia 3.000 tahun yang berisi jasad seorang pria yang diduga adalah dukun. Makam ini ditemukan di tempat bernama Kompleks Arkeologi Pacopampa, dekat Kota Cajamarca, Peru.

Di dalam makam itu, para ahli menemukan tiga cap dari tanah liat yang bergambar hewan seperti jaguar. Cap ini mungkin dulu digunakan untuk menghias tubuh. Selain itu, ada juga banyak keramik berhias di makamnya.

Wajah orang yang dimakamkan itu ditutupi bubuk merah yang disebut sinabar. Bahan ini sangat langka karena harus dibawa dari pegunungan jauh, dan biasanya hanya orang penting atau kaya yang bisa mendapatkannya.

Para arkeolog menyebut orang ini mungkin bukan sekadar "pendeta", tapi lebih seperti dukun. Dukun dipercaya punya kekuatan untuk berhubungan dengan roh dan membantu orang yang sakit atau butuh petunjuk.

Penelitian masih berlangsung, dan para ilmuwan belum bisa memastikan siapa orang ini sebenarnya. Tapi penemuan ini sangat menarik karena bisa memberi kita gambaran tentang kehidupan orang zaman dulu di Peru. (*)

Editor : Richard Lawongan
#penemuan #roh #peru #makam #Dukun