RADARPAPUA - Para arkeolog di Peru menemukan makam kuno berusia 3.000 tahun yang berisi jasad seorang pria yang diduga adalah dukun. Makam ini ditemukan di tempat bernama Kompleks Arkeologi Pacopampa, dekat Kota Cajamarca, Peru.
Di dalam makam itu, para ahli menemukan tiga cap dari tanah liat yang bergambar hewan seperti jaguar. Cap ini mungkin dulu digunakan untuk menghias tubuh. Selain itu, ada juga banyak keramik berhias di makamnya.
Wajah orang yang dimakamkan itu ditutupi bubuk merah yang disebut sinabar. Bahan ini sangat langka karena harus dibawa dari pegunungan jauh, dan biasanya hanya orang penting atau kaya yang bisa mendapatkannya.
Para arkeolog menyebut orang ini mungkin bukan sekadar "pendeta", tapi lebih seperti dukun. Dukun dipercaya punya kekuatan untuk berhubungan dengan roh dan membantu orang yang sakit atau butuh petunjuk.
Penelitian masih berlangsung, dan para ilmuwan belum bisa memastikan siapa orang ini sebenarnya. Tapi penemuan ini sangat menarik karena bisa memberi kita gambaran tentang kehidupan orang zaman dulu di Peru. (*)
Editor : Richard Lawongan