Kelelawar ini hidup di hutan hujan dataran rendah di Amerika Tengah, dari Honduras sampai Panama. Mereka hanya makan buah, terutama buah ara dari satu jenis pohon khusus bernama Ficus colubrinae. Karena hanya makan satu jenis buah, mereka sangat membantu menyebarkan biji pohon itu.
Yang paling unik dari kelelawar putih ini adalah cara mereka membuat "tenda" dari daun besar! Mereka menggigit bagian tepi daun tanaman seperti Heliconia, sehingga daun itu melipat ke bawah dan menjadi seperti atap kecil. Di bawah tenda daun ini, kelelawar bisa tidur di siang hari dan berlindung dari pemangsa.
Biasanya, ada 1 sampai 17 kelelawar yang tinggal bersama dalam satu daun. Dulu para ilmuwan mengira hanya kelelawar jantan yang membuat tenda untuk menarik betina, tapi ternyata betina juga ikut membangun.
Meskipun banyak orang mengira semua kelelawar makan serangga atau darah (seperti kelelawar vampir), kelelawar putih ini hanya makan buah (mereka disebut frugivora).
Sayangnya, kelelawar putih Honduras sekarang termasuk hewan yang "hampir terancam punah" karena banyak hutan tempat tinggal mereka yang ditebang, dan karena mereka sangat bergantung pada satu jenis pohon ara. (*)
Editor : Richard Lawongan