RADARPAPUA - Kelelawar kepala palu (nama ilmiahnya Hypsignathus monstrosus) adalah jenis kelelawar besar yang tinggal di hutan-hutan Afrika Barat dan Tengah. Mereka suka makan buah-buahan seperti pisang, jambu biji, mangga, dan ara. Kadang, mereka juga bisa makan daging seperti sisa burung atau bahkan menyerang ayam untuk minum darahnya.
Yang paling menarik, kelelawar jantan punya kepala yang bentuknya aneh dan besar, mirip monster atau patung gargoyle. Kepala itu bisa membesarkan suara honk (suara keras seperti klakson) yang mereka keluarkan untuk menarik perhatian kelelawar betina.
Dua kali dalam setahun, sekitar 150 kelelawar jantan berkumpul di pohon-pohon dekat sungai. Mereka bersuara keras dan mengepakkan sayap untuk menarik perhatian betina. Tapi betina sangat pilih-pilih! Mereka biasanya hanya memilih 6 dari 100 jantan. Jadi, jantan lain jarang punya kesempatan.
Untuk bisa bersuara sangat keras, kelelawar jantan punya kotak suara (laring) yang sangat besar — ukurannya setengah dari seluruh isi tubuh! Karena itu, organ-organ lain seperti jantung dan paru-parunya terdorong ke samping.
Kelelawar jantan punya berat sekitar 420 gram dan panjang tubuh hingga 28 cm. Sedangkan betinanya lebih kecil, beratnya hanya 230 gram dan panjangnya sekitar 20 cm. Tapi, sayap mereka sama lebarnya — bisa sampai 1 meter saat dibentangkan.
Bulu mereka halus dan berwarna cokelat keabu-abuan. Saat tidur, mereka membungkus kepala dan hidungnya yang besar dengan sayap mereka, seperti menyelimuti diri. (*)
Editor : Richard Lawongan