Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kelelawar Vampir Ternyata Dapat Energi dari Darah, Bukan Lemak atau Gula!

Richard Lawongan • Senin, 21 Juli 2025 | 23:58 WIB

Tidak seperti kebanyakan mamalia, kelelawar vampir mengandalkan asam amino untuk bahan bakar aktivitas mereka.
Tidak seperti kebanyakan mamalia, kelelawar vampir mengandalkan asam amino untuk bahan bakar aktivitas mereka.

RADARPAPUA -
Ilmuwan menemukan cara unik kelelawar vampir mendapatkan energi. Tidak seperti manusia dan hewan lain yang biasanya mendapat energi dari gula dan lemak, kelelawar vampir justru mendapat tenaga dari protein dalam darah!

Kelelawar vampir hanya makan darah. Makanan ini tidak punya banyak gula dan lemak, tapi penuh protein. Ilmuwan penasaran: apakah kelelawar ini menggunakan protein untuk bergerak?

Untuk mencari jawabannya, para ilmuwan menangkap 24 kelelawar vampir dari hutan di Belize. Mereka memberi kelelawar ini darah sapi yang sudah dicampur dengan zat khusus untuk dilacak. Setelah itu, kelelawar diletakkan di treadmill mini (alat jalan seperti untuk olahraga), agar mereka bisa berjalan dan berlari kecil.

Saat kelelawar bergerak, alat khusus mengukur napas mereka. Hasilnya mengejutkan: kelelawar menggunakan protein (dari darah) sebagai sumber tenaga utama saat bergerak! Ini berbeda dengan manusia, yang biasanya memakai gula dan lemak dulu baru memakai protein.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa tubuh kelelawar sangat cepat menyerap protein dari darah. Hanya dalam 10 menit setelah makan, tubuh mereka sudah mulai menggunakan protein itu sebagai bahan bakar.

Ada tiga jenis kelelawar vampir: yang paling umum bisa berjalan dan berlari seperti gorila—menggunakan tangan depannya untuk mendorong tubuh. Mereka tinggal di wilayah hangat seperti Meksiko, Amerika Selatan, dan pulau Trinidad, hidup berkelompok dalam gua.

Penemuan ini menarik karena biasanya hanya serangga pengisap darah seperti nyamuk dan lalat tsetse yang memakai protein darah sebagai tenaga. Sekarang kita tahu, kelelawar vampir juga melakukannya! (*)

Editor : Richard Lawongan
#vampir #kelelawar #darah