Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Baju Zirah Perunggu Langka Berusia 3.200 Tahun Ditemukan di Ceko, Diduga dari Era Perang Troya

Richard Lawongan • Kamis, 24 Juli 2025 | 14:17 WIB

Rekonstruksi 3D (kanan) dari fragmen baju besi (tengah) berdasarkan contoh dari Prancis (kiri).
Rekonstruksi 3D (kanan) dari fragmen baju besi (tengah) berdasarkan contoh dari Prancis (kiri).

RADARPAPUA -
Para arkeolog di Ceko menemukan potongan baju pelindung dari logam perunggu yang dipakai oleh prajurit 3.200 tahun lalu. Penemuan ini sangat langka, karena baru dua kali ditemukan di negara itu.

Awalnya, pada tahun 2023, sekelompok orang dengan alat pendeteksi logam menemukan benda-benda seperti ujung tombak, sabit bengkok, jarum, dan potongan logam yang rusak. Semua benda ini dikubur bersama, kemungkinan untuk upacara khusus zaman dulu.

Butuh waktu dua tahun bagi para ahli untuk mempelajari potongan logam yang terlipat. Setelah dipindai dengan alat 3D dan dilihat lewat mikroskop, mereka menyadari bahwa itu adalah bagian dari baju pelindung dada prajurit.

Baju ini berasal dari Zaman Perunggu Akhir, sekitar tahun 1600–1200 SM, masa yang dipercaya sebagai era terjadinya Perang Troya. Dulu, hanya prajurit elite yang bisa memakai baju pelindung dari logam, sementara prajurit biasa hanya memakai pelindung dari bahan alami yang mudah rusak.

Karena benda ini sangat langka dan berharga, lokasi penemuannya dirahasiakan agar tetap aman. Museum Kota Brno kini sedang menyiapkan pameran untuk menampilkan penemuan ini dan mengajarkan masyarakat tentang kehidupan prajurit di zaman dahulu. (*)

Editor : Richard Lawongan
#ceko #perunggu #baju zirah #langka #penemuan #perang troya