RADARPAPUA - Selama hampir 2.000 tahun, kota kuno Pompeii di Italia terkubur di bawah abu dan batu dari letusan Gunung Vesuvius. Sekarang, para arkeolog menemukan sesuatu yang luar biasa: sebuah tempat pemandian mewah di dalam rumah besar milik orang kaya zaman Romawi kuno.
Tempat mandi ini punya banyak ruangan: ruang ganti, ruang mandi air panas, ruang hangat, dan ruang dingin dengan kolam besar. Dindingnya dihiasi lukisan indah, lantainya dari mozaik, dan kolamnya bisa muat hingga 30 orang.
Pengunjung zaman dulu akan mandi sambil ngobrol, bersantai, dan menikmati air hangat maupun dingin seperti di spa modern. Mereka juga menggosokkan minyak ke tubuh lalu membersihkannya dengan alat khusus.
Tapi bukan hanya keindahan yang ditemukan. Di salah satu kamar kecil, ditemukan dua kerangka manusia yang tidak sempat melarikan diri saat letusan terjadi. Seorang wanita tua memegang perhiasan dan koin, sementara laki-laki muda membawa kunci. Mereka berusaha berlindung, tapi akhirnya tewas karena gas panas dan abu yang menyapu kota.
Peneliti juga menemukan kamar doa yang dicat biru dan ruang makan besar dengan dinding hitam dan lukisan cerita dewa-dewi. Semua ini menunjukkan betapa mewahnya hidup orang kaya di Pompeii.
Namun, di balik kemewahan itu, ada sisi gelap. Di balik ruang mandi ada ruang tungku panas tempat para budak bekerja keras menyalakan api agar air tetap hangat. Perbedaan antara kehidupan mewah para pemilik rumah dan kerja keras para budak sangat terlihat.
Penemuan ini dianggap sebagai temuan sekali dalam seratus tahun, dan membantu kita lebih memahami seperti apa kehidupan di zaman Romawi kuno sebelum kota Pompeii hancur oleh bencana. (*)
Editor : Richard Lawongan