RADARPAPUA - Di kota kuno Pompeii, yang terkubur oleh abu gunung berapi lebih dari 2.000 tahun lalu, ditemukan roti berbentuk cincin yang unik dan masih utuh. Roti ini sangat menarik karena sudah sangat tua dan memberitahu kita tentang kehidupan orang-orang zaman Romawi dulu.
Cerita ini dimulai dari seorang tukang roti yang sedang bekerja membuat roti di tokonya. Ketika Gunung Vesuvius meletus, abu dan batu panas jatuh ke kota Pompeii dengan cepat dan membuat banyak orang harus lari, termasuk tukang roti ini. Tapi dia tidak sempat membawa roti-roti yang masih berada di dalam oven.
Roti berbentuk cincin itu ditemukan ratusan tahun kemudian oleh para arkeolog yang menggali kota Pompeii. Roti ini dipanggil "arculata" dan mungkin adalah nenek moyang dari roti cincin atau kue yang ada di Italia sekarang.
Selain sebagai makanan sehari-hari, roti cincin ini juga punya arti khusus. Orang Romawi dulu sering mempersembahkan roti ini kepada para dewa sebagai tanda terima kasih atau doa.
Baca Juga: Lukisan Langka di Pompeii Ungkap Ritual Rahasia: Wanita Bebas Menari, Berburu, dan Makan Daging Mentah
Bentuk cincin pada roti ini juga memudahkan untuk dibawa dan disimpan. Di Pompeii, jalan-jalan penuh dengan toko roti yang menjual berbagai macam roti, dan penjaja roti berkeliling menawarkan roti mereka kepada penduduk.
Penemuan roti ini membantu kita mengerti lebih baik tentang kebiasaan makan dan budaya orang kuno di Pompeii. Meskipun kota itu hancur, cerita tentang roti cincin tetap hidup sampai sekarang. (*)
Editor : Richard Lawongan