RADARPAPUA - Para ahli di Italia menemukan tulang-belulang seorang pria yang tewas karena letusan Gunung Vesuvius sekitar 2.000 tahun yang lalu. Ia diduga bukan tentara biasa, tapi seorang pemimpin dalam misi penyelamatan.
Tulang ini ditemukan di kota kuno Herculaneum, dekat kota Pompeii. Keduanya hancur karena letusan gunung berapi pada tahun 79 Masehi. Saat itu, lava panas, lumpur, dan gas berkecepatan tinggi menghantam kota.
Kerangka ini diberi nama kerangka nomor 26. Ia ditemukan tertelungkup di pasir, dekat sebuah perahu, bersama dengan tas berisi alat pertukangan. Pria ini kemungkinan berusia 40-45 tahun dan dalam keadaan sehat sebelum tewas karena letusan.
Di sekitar tempat itu juga ditemukan 300 kerangka lain. Diduga mereka semua sedang menunggu diselamatkan saat letusan terjadi.
Benda-benda yang ditemukan bersama kerangka ini termasuk pedang bergagang gading, sabuk dari emas dan perak, serta koin perak dan emas. Nilainya setara dengan gaji sebulan untuk prajurit elit Romawi zaman itu. Karena itulah, para ahli percaya ia mungkin adalah perwira tinggi dari angkatan laut Romawi.
Pria ini mungkin ikut dalam misi penyelamatan yang dipimpin oleh Pliny the Elder, seorang pemimpin angkatan laut Romawi yang terkenal. Ia tewas saat mencoba menyelamatkan warga yang terkena dampak letusan.
Penggalian masih akan dilanjutkan untuk mencari lebih banyak petunjuk tentang kehidupan masa lalu dan kisah dari letusan besar ini. (*)
Editor : Richard Lawongan