Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Misteri Cairan Lengket di Tempayan Kuno Terpecahkan: Madu Persembahan Dewa yang Berusia 2.500 Tahun

Richard Lawongan • Rabu, 30 Juli 2025 | 22:42 WIB

Lendir lengket yang ditemukan dalam toples dari situs arkeologi kuno ternyata adalah madu.
Lendir lengket yang ditemukan dalam toples dari situs arkeologi kuno ternyata adalah madu.

RADARPAPUA -
Para ilmuwan akhirnya menemukan jawaban atas misteri cairan lengket yang ditemukan dalam tempayan perunggu kuno berusia 2.500 tahun dari Italia selatan. Ternyata, cairan itu adalah madu — sisa persembahan manis untuk dewa kuno.

Tempayan itu ditemukan tahun 1954 di sebuah tempat suci bawah tanah di kota kuno Paestum. Selama 70 tahun, para arkeolog menduga itu madu, tapi belum bisa membuktikannya.

Kini, berkat teknologi baru, para ilmuwan berhasil membuktikan bahwa sisa lengket itu memang berasal dari sarang lebah. Mereka menggunakan alat canggih bernama spektrometer massa untuk mencari zat kimia dalam sisa tempayan.

Hasilnya:

Menurut peneliti utama, Luciana da Costa Carvalho, orang Yunani kuno percaya madu itu makanan super yang bisa membuat awet muda. Karena itu, madu sering dipakai dalam obat, upacara, makanan, dan kosmetik.

Madu di dalam tempayan itu mungkin dipersembahkan kepada Is dari Helice, pendiri kota kuno Sybaris yang dihancurkan ribuan tahun lalu.

Penemuan ini menunjukkan bahwa mengulang analisis benda-benda museum bisa mengungkap hal baru, apalagi kalau pakai teknologi yang lebih modern. (*)

Editor : Richard Lawongan
#misteri #Tempayan Kuno #Cairan Lengket #madu #Persembahan Dewa