Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Jejak Tangan 4.000 Tahun Ditemukan di Rumah Arwah Mesir Kuno: Bukti Langka Kehidupan Pembuatnya

Richard Lawongan • Rabu, 30 Juli 2025 | 22:54 WIB

Rumah jiwa ini memiliki barisan tiang yang membentang di dua tingkat, dengan tangga menuju tingkat kedua dan atap.
Rumah jiwa ini memiliki barisan tiang yang membentang di dua tingkat, dengan tangga menuju tingkat kedua dan atap.

RADARPAPUA -
Para peneliti di Inggris menemukan jejak tangan berusia 4.000 tahun di bagian bawah sebuah benda kuno dari Mesir. Jejak ini ditemukan pada sebuah "rumah arwah", yaitu miniatur rumah dari tanah liat yang dulunya dikubur bersama orang yang sudah meninggal.

Rumah arwah ini dulunya dipakai untuk meletakkan makanan persembahan seperti roti, selada, dan kepala sapi. Konon, benda ini disiapkan agar roh orang yang meninggal bisa “tinggal” dan menikmati makanan di alam setelah mati.

Penemuan ini terjadi saat para peneliti sedang mempersiapkan pameran bertema "Made in Ancient Egypt" di Museum Fitzwilliam, Universitas Cambridge.

Menurut para ahli, jejak tangan itu kemungkinan tertinggal secara tidak sengaja ketika pembuat rumah arwah memegang tanah liatnya saat masih basah, sebelum dibakar menjadi keramik. Ini adalah penemuan yang sangat langka, karena jarang ditemukan jejak tangan lengkap di benda kuno Mesir.

Bagaimana rumah arwah dibuat?
Para pembuatnya menggunakan rangka dari kayu kecil yang dilapisi tanah liat basah. Saat dibakar, rangkanya hangus, dan tanah liatnya mengeras menjadi keramik.

Apakah rumah ini benar-benar jadi tempat tinggal roh?
Belum pasti. Ada yang percaya rumah ini hanya simbol, tapi ada juga yang percaya roh bisa “kembali pulang” ke rumah itu. Rumah arwah ini biasanya diletakkan tepat di atas lubang pemakaman, sebagai pengganti bangunan makam mewah yang hanya bisa dibuat oleh orang kaya.

Rumah arwah yang ditemukan ini memiliki dua lantai, pilar-pilar kecil, dan tangga menuju atap. Jejak tangan yang ditemukan membuat kita bisa membayangkan saat sang pembuat memindahkan rumah ini keluar dari bengkel untuk dijemur sebelum dibakar. (*)

 

Editor : Richard Lawongan
#jejak #tangan #langka #bukti #penemuan #Rumah Arwah #Mesir kuno