RADARPAPUA - Penggalian arkeologi di Glenfield, Leicestershire, Inggris, membuka jendela baru pada budaya masyarakat Zaman Besi lewat penemuan langka: sebelas kuali raksasa berusia hampir 2.400 tahun. Temuan yang dilakukan oleh tim Universitas Leicester ini memberikan wawasan mendalam tentang peran penting kuali dalam ritual perjamuan kuno, sekaligus menyingkap keahlian luar biasa para pengrajin logam zaman itu.
Sebagian besar artefak terdiri dari kuali besar berbahan paduan tembaga dan besi, dilengkapi cincin besi sebagai pegangan. Meski ditemukan dalam kondisi hancur dan korosi akibat terkubur lama dalam tanah liat, para konservator dari Museum Arkeologi London (MOLA) berhasil menganalisis dan merekonstruksi detil teknis pembuatan dan penggunaan kuali tersebut melalui CT scan, sinar-X, dan pembersihan mikro.
Kapasitas kuali yang mencapai 57 liter menunjukkan bahwa kuali ini digunakan dalam pertemuan besar atau pesta komunal. John Thomas dari Universitas Leicester menyatakan, kuali-kuali ini menandakan adanya aktivitas sosial penting di permukiman Glenfield, yang melibatkan perjamuan massal dan kemungkinan praktik deposisi ritual, yakni penguburan benda berharga sebagai bagian dari kepercayaan atau tradisi.
Proyek ini juga mendorong pembuatan replika kuali oleh Hector Cole, pandai besi arkeologis. Ia mengungkapkan tantangan teknik yang dihadapi para perajin masa lalu, seperti membuat lubang presisi untuk paku keling tanpa alat modern dan menyusun potongan logam dengan perhitungan "creep" atau pelengkungan akibat tekanan logam. Menurutnya, para pembuat kuali kuno adalah pengrajin spesialis dengan kemampuan tinggi.
Melalui upaya ini, para peneliti dapat membayangkan wujud asli kuali dan metode pembuatan mereka. Bahkan dalam kondisi rusak parah, kuali ini mengungkap kerumitan teknologi Zaman Besi yang menggabungkan keahlian penempaan besi dan pembentukan lembaran tembaga tipis yang presisi. Ini menandakan adanya pembagian kerja dan keterampilan tinggi dalam komunitas mereka.
Penemuan ini menjadi bukti arkeologis pertama dari tradisi pesta besar di wilayah Leicestershire. Lebih dari sekadar wadah masak, kuali menjadi simbol penting dalam interaksi sosial dan spiritual masyarakat Zaman Besi. Proyek ini memperkaya pemahaman kita tentang dinamika sosial dan budaya pada masa prasejarah di Inggris tengah.
Replika kuali dan kisah penemuan ini kini dipamerkan di museum Jewry Wall di Leicester. Sementara laporan lengkap penggalian akan diterbitkan tahun depan, proyek ini telah memberikan kontribusi besar dalam menjembatani masa kini dengan masa lalu—memperlihatkan bahwa dari artefak rusak pun, kisah besar bisa terkuak.(aj)