Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Studi Baru Ungkap Kain Kafan Turin Kemungkinan Dibuat dari Patung, Bukan Tubuh Yesus Asli

Richard Lawongan • Jumat, 1 Agustus 2025 | 22:23 WIB

Overlay tekstur yang dibuat oleh model 3D tubuh manusia (kiri) dan model relief rendah (kanan) pada Selubung Turin (tengah)
Overlay tekstur yang dibuat oleh model 3D tubuh manusia (kiri) dan model relief rendah (kanan) pada Selubung Turin (tengah)

RADARPAPUA -
Seorang ahli komputer dari Brasil bernama Cicero Moraes membuat penelitian baru tentang Kain Kafan Turin, kain yang katanya digunakan untuk membungkus tubuh Yesus setelah disalib. Ia menemukan bahwa gambar wajah dan tubuh di kain itu kemungkinan besar tidak berasal dari tubuh manusia asli, tetapi dari patung datar (seperti ukiran tipis).

Moraes menggunakan komputer untuk membuat dua model: satu berbentuk tubuh manusia sungguhan, dan satu lagi seperti patung tipis. Lalu, ia mencoba menaruh kain secara virtual ke atas kedua model itu.

Hasilnya, kain yang ditaruh di atas patung lebih mirip dengan foto asli kain kafan. Tapi kalau kain ditaruh di atas tubuh manusia, gambarnya jadi aneh dan tidak rata, seperti topeng yang melebar.

Moraes percaya kain kafan ini bukan benar-benar dari zaman Yesus, tapi mungkin dibuat pada Abad Pertengahan (sekitar tahun 1200–1300). Saat itu, orang sering membuat karya seni agama berbentuk patung datar.

Peneliti lain, Andrea Nicolotti, setuju bahwa gambar pada kain itu memang tidak mungkin berasal dari tubuh manusia. Tapi menurutnya, penemuan Moraes ini bukanlah hal yang benar-benar baru.

Meski begitu, Moraes ingin menunjukkan bahwa teknologi modern bisa membantu kita memahami sejarah dengan lebih baik. Ia juga menyebut bahwa kain ini tetap bisa dianggap sebagai karya seni Kristen yang sangat indah. (*)

Editor : Richard Lawongan
#yesus #kain kafan #turin #patung #Studi Baru