RADARPAPUA - Para arkeolog di Swiss menemukan tembok-tembok kuno dari zaman Romawi yang sudah berusia 2.000 tahun! Penemuan ini terjadi di sebuah area penggalian pasir di Cham, dekat Pegunungan Alpen, Swiss.
Tembok ini dulunya adalah bagian dari bangunan Romawi besar. Para peneliti juga menemukan benda-benda menarik seperti potongan dinding yang dicat, paku besi, serpihan emas (mungkin dari perhiasan), mangkuk, alat penggiling, botol kaca, dan kendi keramik yang biasa dipakai untuk menyimpan anggur atau minyak.
Para ahli menyebut penemuan ini sebagai “kejutan arkeologi” karena bisa membantu kita tahu lebih banyak tentang kehidupan orang Romawi di wilayah tengah Swiss. Terakhir kali bangunan sebesar ini ditemukan di daerah yang sama adalah hampir 100 tahun lalu!
Tembok-tembok ini menutupi area seluas sekitar 500 meter persegi. Tapi sampai sekarang, para ahli belum tahu pasti apakah bangunan ini adalah vila besar atau kuil untuk ibadah.
Mereka juga menemukan benda-benda mahal yang menunjukkan bahwa tempat ini dulunya dihuni orang-orang penting. Ada piring cantik dari tanah liat merah khas Romawi, gelas kaca mewah, dan kendi anggur dari wilayah Mediterania, menunjukkan adanya perdagangan antarwilayah.
Yang menarik, mereka juga menemukan koin-koin tua, termasuk koin perak dari zaman Julius Caesar! Di koin itu ada gambar seekor gajah yang sedang menginjak ular atau naga kecil.
Sebelumnya, di daerah ini juga pernah ditemukan sisa-sisa desa dari Zaman Perunggu dan koin-koin dari masa bangsa Kelt, kelompok yang dulu pernah menyerang Roma.
Masyarakat umum akan diberi kesempatan untuk melihat langsung sisa-sisa bangunan Romawi ini saat “Hari Penggalian” pada tanggal 2 September. (*)
Editor : Richard Lawongan