Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Apakah AI Akan Mengalahkan Manusia? Para Ilmuwan Peringatkan Bahaya dan Harapan dari Kecerdasan Buatan

Richard Lawongan • Kamis, 7 Agustus 2025 | 22:47 WIB

Model kecerdasan buatan (AI) dapat saling bertukar pesan rahasia yang tidak dapat dideteksi oleh manusia, demikian peringatan para ahli.
Model kecerdasan buatan (AI) dapat saling bertukar pesan rahasia yang tidak dapat dideteksi oleh manusia, demikian peringatan para ahli.

RADARPAPUA -
Pada tahun 2024, seorang ahli masa depan bernama David Wood bercanda bahwa satu-satunya cara agar manusia aman dari AI supercerdas adalah dengan membakar semua riset AI dan menghentikan para ilmuwan. Meskipun itu hanya lelucon, banyak ilmuwan serius yang khawatir tentang masa depan AI.

AI adalah teknologi pintar yang dibuat manusia. Sekarang, AI bisa menulis, menggambar, bermain game, bahkan membantu membuat obat. Tapi ada satu jenis AI yang belum dibuat dan masih jadi misteri besar: Artificial General Intelligence (AGI). AGI adalah AI yang bisa berpikir dan belajar seperti manusia — atau bahkan lebih hebat.

Beberapa ilmuwan percaya AGI bisa tercipta dalam waktu dekat, mungkin pada tahun 2027, atau bahkan tahun depan! Tapi banyak yang belum tahu apa yang akan terjadi setelah itu. Apakah AI akan membantu umat manusia? Atau justru berbahaya dan lepas kendali?

Beberapa kekhawatiran tentang AI meliputi:

Namun, tidak semua orang takut. Ada juga yang percaya AI bisa membantu menyelesaikan masalah besar, seperti kemiskinan dan kelaparan. Jika dikendalikan dengan baik, AI bisa membantu manusia hidup lebih baik.

Ilmuwan sepakat bahwa kita butuh aturan dan pengawasan untuk memastikan AI tidak merugikan manusia. Beberapa ahli bahkan menyarankan proyek besar seperti “Manhattan Project” untuk membuat AI tetap aman dan bertanggung jawab.

Intinya, AI bisa menjadi teman atau musuh, tergantung bagaimana manusia membuat dan menggunakannya. Kita sedang memasuki masa depan yang belum pernah ada sebelumnya, jadi kita harus berhati-hati dan berpikir bijak. (*)

Editor : Richard Lawongan
#kecerdasan buatan #Ilmuwan #AI