Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Monster Laut, Asteroid Raksasa, dan Mamalia Purba: Sejarah Purba Louisiana Terungkap

Prisilia Rumengan • Senin, 11 Agustus 2025 | 13:49 WIB

Fosil mosasaurus dan dinosaurus Louisiana. A-C. Gigi parsial mosasaurus Prognathodon. D-J. Vertebra kaudal anterior intermediet mosasaurus. K-M. Gigi dinosaurus Dromaesorid.
Fosil mosasaurus dan dinosaurus Louisiana. A-C. Gigi parsial mosasaurus Prognathodon. D-J. Vertebra kaudal anterior intermediet mosasaurus. K-M. Gigi dinosaurus Dromaesorid.

RADARPAPUA - Jutaan tahun sebelum musik jazz memenuhi jalanan New Orleans atau kapal nelayan memanen udang di Teluk Meksiko, Louisiana pernah menjadi rumah bagi monster laut mengerikan, mamalia tangguh, dan bencana dahsyat yang mengubah kehidupan di Bumi. Tim peneliti paleontologi dari Southern Methodist University (SMU) berhasil merekam jejak sejarah tersebut melalui fosil dan citra seismik, menelusuri periode sebelum, saat, dan setelah asteroid raksasa memusnahkan dinosaurus sekitar 66 juta tahun lalu.

Fosil yang ditemukan menunjukkan ekosistem laut yang makmur di akhir Zaman Kapur, yang tiba-tiba berakhir akibat hantaman asteroid Chicxulub. Penemuan penting lainnya adalah tengkorak mamalia yang ditemukan secara tak sengaja dari inti sumur minyak, menjadi simbol awal kebangkitan mamalia setelah kepunahan dinosaurus. Citra seismik juga mengungkap "megaripples" raksasa yang terkubur di bawah tanah—kemungkinan terbesar yang pernah ditemukan—terbentuk akibat tsunami dahsyat pasca tumbukan asteroid.

Sekitar 66 juta tahun lalu, Louisiana berada di bawah laut dangkal yang hangat. Penguasa ekosistem ini adalah mosasaurus, reptil laut besar dengan panjang mencapai 15 meter, rahang kuat, dan tubuh menyerupai ular raksasa. Fosil mosasaurus di Louisiana sangat jarang, tetapi tim SMU menemukan gigi dari genus Prognathodon di Paroki Bienville, lokasi yang unik karena batuan Zaman Kapur muncul ke permukaan akibat tekanan kubah garam.

Kepunahan massal terjadi tiba-tiba ketika asteroid selebar 10 kilometer menghantam Semenanjung Yucatán. Tumbukan itu memicu kebakaran global, tsunami raksasa, dan gempa dahsyat. Di Louisiana, jejak bencana ini terlihat dalam bentuk megaripples bawah laut setinggi 16 meter dan jarak setengah kilometer satu sama lain, terbentuk oleh energi luar biasa dari tsunami purba.

Setelah debu mereda dan Zaman Kapur berakhir, mamalia mulai mengambil alih peran dominan di daratan. Dari kedalaman sumur minyak sekitar 750 meter, ditemukan fosil Anisonchus fortunatus, mamalia berkuku primitif berusia 63–62 juta tahun. Fosil mungil ini menjadi saksi awal kebangkitan mamalia di era pasca dinosaurus.

Penelitian ini tak hanya memperkaya catatan paleontologi Louisiana, tetapi juga memberikan gambaran global tentang transisi dramatis dari dunia yang dikuasai dinosaurus menuju dominasi mamalia. Kisah ini menjadi pengingat bahwa sejarah Bumi diwarnai oleh siklus kehancuran dan kebangkitan kembali kehidupan.(aj)

Editor : Prisilia Rumengan
#fosil #mamalia #mosasaurus #Zaman kapur #lousiana new orleans