RADARPAPUA - Ford resmi mengumumkan rencana pembangunan truk listrik atau EV pickup terbaru dengan harga mulai $30.000.
Harga ini tergolong sangat terjangkau dibandingkan dengan harga rata-rata truk listrik yang saat ini bisa mencapai dua kali lipatnya.
Menurut New York Post, langkah ini menjadi strategi Ford untuk meraih pasar yang lebih luas dan bersaing ketat dengan produsen lain seperti Tesla dan Rivian.
Truk listrik ini dijadwalkan akan mulai diproduksi pada tahun 2027 di fasilitas terbaru Ford.
Pabrik ini akan dibangun di wilayah Tennessee, Amerika Serikat, yang memang menjadi salah satu pusat industri otomotif di negara tersebut.
EV pickup ini akan mengusung desain yang lebih ramping, efisien, dan dilengkapi teknologi terkini yang memudahkan pengemudi.
Ford menyebut bahwa mobil ini dirancang untuk menarik pembeli pertama kali di segmen kendaraan listrik.
Dengan harga yang ramah di kantong, Ford berharap bisa memperluas penetrasi pasar kendaraan listrik, terutama di kalangan pekerja dan keluarga muda.
CEO Ford, Jim Farley, mengatakan bahwa kendaraan ini akan menjadi “Model T” modern yang merevolusi industri otomotif seperti yang dilakukan Ford di awal abad 20.
Istilah “Model T” sendiri mengacu pada mobil legendaris Ford yang dulu mengubah cara orang Amerika membeli dan menggunakan mobil.
Truk listrik ini akan menggunakan platform baterai generasi terbaru dengan jangkauan tempuh yang kompetitif.
Menurut laporan, jangkauan satu kali pengisian daya akan mampu menempuh ratusan kilometer tanpa perlu pengisian ulang.
Desainnya juga disiapkan agar mudah diproduksi massal sehingga biaya bisa ditekan seminimal mungkin.
Selain itu, Ford akan memanfaatkan teknologi aerodinamika canggih untuk meningkatkan efisiensi energi.
Rencana Ford ini sejalan dengan tren global menuju kendaraan bebas emisi karbon.
Pemerintah di banyak negara kini mendorong transisi ke kendaraan listrik untuk mengurangi polusi udara.
Ford juga akan memastikan bahwa truk listrik ini kompatibel dengan berbagai jenis stasiun pengisian daya, baik cepat maupun standar.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih bagi pengemudi di berbagai wilayah.
Dengan strategi harga rendah, Ford optimis truk listrik ini bisa menjadi salah satu kendaraan terlaris di segmennya.
Jika semua berjalan sesuai rencana, EV pickup seharga $30K ini bisa menjadi game changer di pasar otomotif dunia. (aak)
Editor : Richard Lawongan