RADARPAPUA - Banyak orang sering bertanya, siapa sebenarnya manusia pertama yang pernah hidup di bumi.
Pertanyaan ini tidak mudah dijawab karena manusia modern, yaitu Homo sapiens, punya leluhur yang sangat panjang.
Menurut para peneliti, salah satu spesies manusia paling awal yang dianggap “manusia” adalah Homo habilis.
Homo habilis hidup sekitar 2,4 juta tahun lalu di Afrika timur.
Nama “habilis” berarti “pandai” atau “handy man” karena mereka mulai memakai alat dari batu.
Alat-alat ini sederhana, seperti batu tajam untuk memotong daging atau memecah tulang.
Sebelum Homo habilis, ada juga Australopithecus, makhluk mirip manusia tetapi lebih dekat ke kera.
Australopithecus berjalan dengan dua kaki, tapi otaknya lebih kecil dibandingkan manusia awal.
Yang membedakan Homo habilis dengan nenek moyang sebelumnya adalah ukuran otaknya yang lebih besar.
Selain itu, mereka juga mulai makan daging lebih banyak dan punya pola hidup yang lebih kompleks.
Para ilmuwan percaya Homo habilis adalah salah satu kunci penting dalam evolusi manusia.
Namun, Homo habilis bukan satu-satunya spesies manusia awal yang pernah hidup.
Ada juga Homo erectus, yang muncul sekitar 2 juta tahun lalu dan berhasil menyebar ke luar Afrika.
Homo erectus bahkan diyakini sebagai manusia pertama yang menggunakan api.
Mereka lebih tinggi, lebih kuat, dan otaknya lebih besar dibanding Homo habilis.
Lalu ada Homo naledi, Homo floresiensis, dan Neanderthal yang juga bagian dari pohon keluarga manusia.
Tetapi semua spesies itu akhirnya punah, kecuali Homo sapiens, yaitu kita.
Sampai hari ini, hanya Homo sapiens yang bertahan sebagai satu-satunya spesies manusia.
Itu sebabnya pertanyaan “manusia pertama” sebenarnya lebih kompleks dari yang kita bayangkan.
Manusia modern adalah hasil perjalanan panjang jutaan tahun evolusi dari banyak spesies sebelumnya. (aak)
Editor : Richard Lawongan