Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Harta Karun Berusia 500 Tahun Ditemukan di Namibia

Prisilia Rumengan • Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:24 WIB

Ilustrasi Kapal Karam (credit: canva.com)
Ilustrasi Kapal Karam (credit: canva.com)

RADARPAPUA – Tahun 2008 menjadi momen bersejarah bagi dunia arkeologi maritim ketika sebuah kapal dagang Portugis abad ke-16 ditemukan di lepas pantai Namibia.

Kapal itu dikenal dengan nama Bom Jesus, yang berarti “Tuhan Yang Baik”. Penemuan ini langsung menyita perhatian, karena kondisi kapal dan muatannya yang luar biasa terawetkan, memberi gambaran nyata tentang perdagangan global pada masa ekspansi kolonial Portugis.

Kapal Bom Jesus berangkat dari Lisbon pada tahun 1533, membawa berbagai barang dagangan untuk perjalanan ke India.

Namun, kapal itu tidak pernah mencapai tujuannya. Badai besar menghantamnya di perairan Afrika bagian barat, membuatnya karam dan hilang dari catatan sejarah.

Selama hampir 500 tahun, kapal itu terkubur di bawah pasir tebal hingga akhirnya ditemukan oleh para penambang berlian.

Di dalam bangkai kapal, arkeolog menemukan harta karun yang luar biasa. Lebih dari 2.000 koin emas, batangan tembaga, gading gajah, serta instrumen navigasi kuno berhasil diangkat.

Penemuan ini menjadi bukti nyata perdagangan transkontinental yang melibatkan Eropa, Afrika, dan Asia sejak ratusan tahun lalu.

Gading gajah, misalnya, menegaskan adanya hubungan dagang Afrika dengan Portugis, sementara batangan tembaga menjadi penanda bahan mentah yang sangat penting untuk industri kala itu.

Kondisi kapal yang terawetkan dengan baik memberi peluang bagi para ahli untuk mempelajari konstruksi kapal abad ke-16.

Selain itu, penemuan instrumen navigasi kuno membuka wawasan tentang bagaimana para pelaut pada masa itu menggunakan bintang dan alat mekanik sederhana untuk mengarungi lautan luas.

Temuan Bom Jesus bukan hanya sebatas soal harta karun, melainkan juga warisan pengetahuan. Ia mengisahkan tentang ambisi besar Portugis dalam menguasai jalur perdagangan rempah-rempah, sekaligus risiko besar yang harus dihadapi para pelaut.

Penemuan ini juga menegaskan betapa laut menyimpan cerita-cerita berharga yang mampu merekonstruksi sejarah peradaban manusia.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#harta karun #penemuan #arkeologi maritim #arkeologi #sejarah #namibia