RADARPAPUA - RRQ melakukan comeback luar biasa setelah tertinggal 0-2 dari Talon Esports di lower final.
Pertandingan dimulai di map Bind, di mana Talon unggul telak 13-4, memimpin dengan strategi pistol rounds yang kuat.
Talon melanjutkan dominasi di map Haven, menang 13-7 dan hampir memastikan kemenangan.
Namun RRQ tidak menyerah dan mengambil kembali momentum di map Corrode dengan kemenangan 13-10.
Map keempat, Icebox, jadi titik balik—RRQ menang meyakinkan 13-6 dengan eksekusi solid.
Map penentuan Sunset berlangsung dramatis dengan overtime, dan RRQ akhirnya menang 14-12.
Baca Juga: PUBG Mobile Tetap Populer di Esports, Wardeka Jadi Kebanggaan Lokal
Performanya disebut sebagai reverse sweep, karena RRQ membalik keadaan setelah dua kekalahan beruntun.
Berkat kemenangan ini, RRQ memastikan satu tiket ke Grand Final VCT Pacific Stage 2 dan setidaknya runner-up.
Jemkin jadi sorotan, mencatat 91 kill dalam lima map dan jadi MVP pertandingan menurut bo3.gg.
Dengan hasil tersebut, RRQ juga memastikan slot di VALORANT Champions 2025, sedangkan Talon harus puas di posisi ketiga dan gagal lanjut.
Series ini menunjukkan kemampuan RRQ sebagai tim “comeback kings” yang tak mudah dipatahkan.
Map veto-nya juga menarik: Talon buang Ascent, RRQ buang Lotus; Talon pilih Bind & Corrode, RRQ pilih Haven & Icebox.
Akhirnya Sunset jadi penentu dramatic finish—sembilan ronde pertahanan kuat dari RRQ membuat mereka angkat trofi.
Laga ini jadi momentum besar bagi RRQ yang tampil di Lower Final tapi mampu pindah ke Upper Final.
Semua mata kini tertuju pada Grand Final besok, di mana RRQ akan menghadapi Paper Rex untuk gelar juara.
Kesuksesan ini semakin mengukuhkan posisi RRQ sebagai salah satu tim Valorant terbaik di region Pacific.
Fanbase RRQ semakin bersemangat menyambut laga final, dengan keyakinan penuh pada performa tim.
RRQ kini jadi sorotan utama dan favorit kuat untuk jadi juara akhir turnamen ini.
(AR)
Editor : Prisilia Rumengan