RADARPAPUA - Perusahaan teknologi milik Elon Musk bernama xAI menggugat mantan karyawannya, Xuechen Li.
Ia dituduh mencuri data rahasia sebelum pindah kerja ke OpenAI.
Li disebut menyalin dokumen penting ke laptop pribadinya dan berusaha menyembunyikan jejak.
Data itu berisi teknologi AI canggih yang bisa memberi keuntungan besar bagi perusahaan lain.
Karena itu, xAI meminta pengadilan agar Li mengembalikan semua data, tidak bekerja dulu di OpenAI atau perusahaan pesaing, serta menyerahkan perangkat pribadinya.
Kasus ini muncul di tengah persaingan ketat antarperusahaan AI yang berlomba mencari peneliti terbaik dengan gaji sangat tinggi. (*)