Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Robot Anjing Berbasis AI Kini Bisa Bermain Bulu Tangkis Melawan Manusia

Richard Lawongan • Kamis, 4 September 2025 | 09:24 WIB

ANYmal playing badminton against a human player. (Image credit: © 2025 Yuntao Ma, Robotic Systems Lab, ETH Zurich.)
ANYmal playing badminton against a human player. (Image credit: © 2025 Yuntao Ma, Robotic Systems Lab, ETH Zurich.)

RADARPAPUA - Dunia teknologi kembali digemparkan dengan hadirnya robot anjing cerdas yang mampu bermain bulu tangkis melawan manusia.

Menurut laporan LiveScience, para ilmuwan berhasil mengajarkan robot ini bermain dengan teknik yang mirip pemain sungguhan.

Robot ini bukan hanya bisa memukul shuttlecock, tetapi juga bisa membaca arah gerakan lawan.

Hal tersebut dimungkinkan karena robot dilengkapi dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

AI di sini berperan untuk menganalisis data secara cepat dan membuat keputusan dalam hitungan detik.

Dilansir dari LiveScience, robot anjing ini bahkan mampu mengimbangi permainan manusia di lapangan kecil.

Baca Juga: IIT Kanpur Gelar Summit AI, Dorong Kolaborasi Teknologi dan Industri

Para peneliti menguji robot tersebut melawan beberapa pemain amatir bulu tangkis.

Hasilnya mengejutkan, robot bisa bertahan cukup lama dan bahkan memenangkan beberapa rally.

Teknologi yang digunakan dalam robot ini disebut reinforcement learning.

Reinforcement learning adalah metode AI di mana mesin belajar dari pengalaman mencoba dan mengulang.

Dengan cara ini, robot dapat terus meningkatkan keterampilan bermainnya seperti manusia yang berlatih.

Selain itu, sensor canggih dipasang untuk mendeteksi arah shuttlecock dan posisi lawan.

Sensor ini membuat robot bisa bergerak lincah, meskipun bentuknya berbeda jauh dari tubuh manusia.

Menurut para ilmuwan, tujuan utama dari eksperimen ini bukan sekadar hiburan.

Mereka ingin menunjukkan bagaimana AI bisa mengajarkan robot untuk melakukan aktivitas kompleks.

Aktivitas kompleks adalah aktivitas yang butuh kecepatan, koordinasi, dan pengambilan keputusan cepat.

Bulu tangkis dipilih karena olahraga ini menuntut refleks yang sangat tinggi.

Jika robot bisa bermain bulu tangkis, maka robot juga bisa dilatih untuk melakukan tugas-tugas lain.

Misalnya membantu pekerjaan di pabrik, rumah, atau bahkan misi penyelamatan.

Inovasi ini membuktikan bahwa AI tidak hanya terbatas pada dunia digital, tetapi juga bisa di dunia nyata. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#RobotAI #Bulutangkis #ArtificialIntelligence #InovasiRobotik #FutureTech #TeknologiCerdas