Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Lampu Minyak Romawi Berusia 1.900 Tahun Ditemukan di Pemakaman Belanda

Richard Lawongan • Rabu, 17 September 2025 | 10:34 WIB

Lampu minyak Romawi dengan hiasan unik ditemukan di kuburan. (Image credit: BAAC / RAAP)
Lampu minyak Romawi dengan hiasan unik ditemukan di kuburan. (Image credit: BAAC / RAAP)

RADARPAPUA - Sebuah lampu minyak kuno berusia sekitar 1.900 tahun ditemukan di Belanda.

Lampu ini ditemukan di dalam area pemakaman peninggalan Romawi.

Benda tersebut dipercaya digunakan sebagai penerang dalam perjalanan menuju alam baka.

Penemuan ini memberi gambaran tentang kepercayaan masyarakat Romawi kuno.

Menurut Live Science, lampu ini ditemukan oleh tim arkeolog saat menggali situs pemakaman.

Bentuknya masih terjaga cukup baik meskipun sudah berusia ribuan tahun.

Lampu minyak merupakan benda umum dalam budaya Romawi.

Baca Juga: Mumi Tertua di Dunia Berasal dari Asia dan Diawetkan dengan Asap 10.000 Tahun Lalu

Fungsinya bukan hanya sebagai sumber cahaya, tapi juga punya makna simbolis.

Dalam tradisi Romawi, cahaya dianggap sebagai panduan bagi jiwa setelah kematian.

Karena itu, lampu minyak sering dimakamkan bersama jenazah.

Arkeolog juga menemukan sejumlah benda lain di area pemakaman tersebut.

Barang-barang itu kemungkinan bekal untuk perjalanan roh menuju dunia lain.

Lampu ini dibuat dari tanah liat yang dibentuk dengan detail halus.

Di bagian atasnya terdapat wadah kecil untuk menaruh minyak.

Sumbu akan diletakkan di ujung sehingga api bisa menyala.

Dilansir dari Live Science, lampu ini berasal dari periode Kekaisaran Romawi.

Keberadaan lampu minyak di pemakaman menunjukkan pentingnya simbol cahaya.

Penemuan ini juga menjadi bukti kuat tentang penyebaran budaya Romawi di Eropa.

Para peneliti kini tengah mempelajari lebih dalam mengenai konteks penemuan ini.

Lampu minyak berusia 1.900 tahun ini menjadi saksi bisu keyakinan manusia pada masa Romawi. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#PemakamanRomawi #SejarahRomawi #PenemuanKuno #LampuMinyak #ArkeologiBelanda