RADARPAPUA - Instagram kembali mencatatkan sejarah dengan meraih 3 miliar pengguna aktif bulanan pada September 2025.
Menurut Bisnis.com, angka ini naik sekitar 1 miliar dibandingkan tahun 2021 lalu.
Capaian tersebut menunjukkan betapa kuatnya posisi Instagram sebagai platform media sosial global.
Instagram sendiri merupakan bagian dari ekosistem Meta bersama Facebook dan WhatsApp.
Fitur unggulan seperti Reels, Stories, dan belanja online turut mendorong pertumbuhan pengguna.
Selain itu, integrasi dengan WhatsApp dan Facebook juga membuat aplikasi ini semakin populer.
Dilansir dari Bisnis.com, peningkatan besar pengguna datang dari Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
Hal ini karena penetrasi internet semakin luas dan harga smartphone makin terjangkau.
meta
Generasi muda menjadi pengguna paling aktif, terutama untuk membuat konten video pendek.
Instagram juga menjadi tempat bagi UMKM untuk mempromosikan produk secara digital.
Tidak hanya itu, kreator konten semakin terbantu dengan fitur monetisasi di dalam platform.
Pencapaian ini menempatkan Instagram sejajar dengan aplikasi besar lain milik Meta.
Namun, di sisi lain, Instagram tetap menghadapi tantangan terkait penyebaran konten negatif.
Meta menegaskan akan terus meningkatkan keamanan pengguna melalui AI moderasi konten.
Dengan capaian ini, Instagram semakin mengukuhkan diri sebagai raksasa media sosial dunia.
Pertumbuhan yang konsisten ini membuktikan bahwa Instagram masih relevan di era TikTok.
Menurut laporan, aplikasi ini bahkan lebih sering digunakan ketimbang Facebook oleh anak muda.
Kesuksesan Instagram menjadi bukti besarnya pengaruh media sosial dalam kehidupan modern.
Pencapaian 3 miliar pengguna ini adalah tonggak sejarah baru bagi Meta.
Apakah Instagram akan terus memimpin, atau tersaingi oleh platform baru di masa depan? (AR)
Editor : Prisilia Rumengan