Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Jejak Wampum: Manik-manik Cangkang Langka Ditemukan di Koloni Abad ke-17 Newfoundland

Richard Lawongan • Jumat, 26 September 2025 | 15:17 WIB

Tujuh manik -manik kecil digali tahun ini selama penggalian situs arkeologi kolonial di Newfoundland Kanada. (Image credit: Ferryland Archaeology Project)
Tujuh manik -manik kecil digali tahun ini selama penggalian situs arkeologi kolonial di Newfoundland Kanada. (Image credit: Ferryland Archaeology Project)

RADARPAPUA - Arkeolog menemukan tujuh manik kecil dari cangkang laut yang dikenal sebagai wampum pada penggalian di situs Koloni Avalon, Newfoundland.

Manik-manik tersebut ditemukan dalam lapisan midden (tumpukan sampah rumah tangga) di ruang penyimpanan terkait rumah utama di situs Ferryland.

Manik-manik ini berwarna putih dan ungu, terbuat dari cangkang whelk dan quahog, sejenis kerang keras.

Penemuan ini sangat istimewa karena mungkin menjadi wampum pertama yang ditemukan di provinsi Newfoundland dan Labrador.

Sebelumnya, meskipun lebih dari 30 tahun penggalian telah dilakukan di situs tersebut, wampum belum pernah muncul.

Menurut Barry Gaulton dari Memorial University, temuan ini memperlihatkan hubungan perdagangan antara penduduk asli dan penjajah Eropa di masa kolonial.

Wampum awalnya digunakan masyarakat adat sebagai hiasan, catatan penting, dan kemudian sebagai mata uang dalam perdagangan.

Baca Juga: Permainan Berubah Jadi Harta: Bros Romawi 2.000 Tahun Ditemukan di Dorset

Manik-manik itu kemungkinan tiba di Ferryland lewat perdagangan dengan pedagang Belanda atau dari New England.

Bentuk dan teknik pengeboran manik-manik menunjukkan mereka dibuat sekitar tahun 1600.

Para peneliti memperkirakan manik-manik itu diperoleh di koloni pada tahun 1640 atau 1650 melalui perdagangan atau pertukaran.

Penemuan mereka dalam midden domestik memperlihatkan bahwa manik tersebut mungkin hilang atau dibuang selama kehidupan sehari-hari kolonial.

Koloni Avalon sendiri didirikan pada 1621 sebagai salah satu pemukiman Inggris paling awal di Amerika Utara.

Koloni ini juga menjadi pusat perdagangan dan interaksi antara Eropa dan penduduk asli.

Selama penggalian di situs Avalon telah ditemukan ribuan artefak seperti tembikar, kaca, alat logam, dan sisa bangunan kolonial.

Namun, manik wampum ini menonjol karena sebelumnya tidak pernah terdeteksi di situs tersebut.

Temuan ini memperkaya pandangan kita tentang bagaimana benda kebudayaan masyarakat adat dan kolonial berpindah dan digunakan.

Benda kecil seperti manik wampum bisa menjadi petunjuk penting bagaimana orang bertukar, berkomunikasi, dan berinteraksi antar budaya.

Untuk anak SMP, cerita ini mengajarkan bahwa benda-benda kecil yang tampak biasa bisa menyimpan jejak hubungan masa lalu.

Dengan terus menggali dan meneliti, mungkin ada lebih banyak wampum atau benda serupa yang belum ditemukan di kawasan lain.

Penemuan ini menjadi bukti nyata bahwa benda sederhana pun bisa menyimpan cerita besar dari sejarah manusia. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#Koloni Avalon #Situs Newfoundland #Kanada kuno #arkeologi #Wampum