Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Rahasia Kreativitas AI Terungkap, Peneliti Beberkan "Bahan Tersembunyi"

Richard Lawongan • Kamis, 2 Oktober 2025 | 10:25 WIB

(Image credit: Adrián Astorgano for Quanta Magazine)
(Image credit: Adrián Astorgano for Quanta Magazine)

RADARPAPUA - Kecerdasan buatan atau AI sering disebut mampu menulis, menggambar, hingga membuat musik dengan cara yang mirip manusia.

Namun, banyak orang bertanya-tanya bagaimana sebenarnya AI bisa terlihat begitu kreatif.

Menurut penelitian terbaru, kreativitas AI ternyata tidak muncul begitu saja, melainkan hasil dari kombinasi faktor tertentu.

Dilansir dari Live Science, para peneliti menemukan bahwa kreativitas AI dipengaruhi oleh data, arsitektur algoritma, dan proses pelatihan.

Kreativitas AI berbeda dengan kreativitas manusia yang datang dari pengalaman, emosi, dan intuisi.

AI lebih banyak bekerja dengan pola, memprediksi hasil, lalu menyusunnya menjadi sesuatu yang baru.

Baca Juga: OpenAI Luncurkan Sora: Ancaman Baru atau Tren Hiburan Masa Depan?

Salah satu faktor penting adalah ukuran dan keragaman data yang diberikan pada AI.

Semakin banyak variasi data, semakin luas pula kemungkinan AI menghasilkan sesuatu yang kreatif.

Selain itu, desain algoritma yang dipakai juga sangat menentukan.

Algoritma yang lebih fleksibel bisa membantu AI membuat karya yang lebih unik.

Menurut peneliti, proses pelatihan juga berperan besar.

AI yang dilatih dengan metode trial-and-error dapat mengembangkan hasil yang lebih "berwarna".

Namun, perlu dicatat bahwa kreativitas AI tetaplah berbeda dengan manusia.

AI tidak memiliki kesadaran, sehingga apa yang dibuat hanyalah refleksi dari data yang dipelajari.

Meski begitu, hasilnya bisa terlihat sangat kreatif di mata manusia.

Para ahli menyebut hal ini sebagai "ilusi kreativitas" karena pada dasarnya AI hanya melakukan prediksi cerdas.

Contoh nyata adalah kemampuan AI menghasilkan lukisan atau puisi dengan gaya mirip seniman terkenal.

Hal ini terjadi karena AI mengenali pola dari ribuan karya sebelumnya.

Dengan temuan ini, para peneliti berharap masyarakat bisa lebih memahami cara kerja AI dan batasannya. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#Inovasi Teknologi #Kreativitas AI #Artificial Intelligence #Penelitian AI #Teknologi cerdas #Algoritma AI