Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Jejak Pinggiran Kota Glasgow Abad Pertengahan Terungkap di Bawah Gallowgate

Prisilia Rumengan • Minggu, 5 Oktober 2025 | 22:42 WIB
Sherd of a 13th-14th century jug with face.
Sherd of a 13th-14th century jug with face.

RADARPAPUA – Arkeolog menemukan jejak-pinggiran kota (suburbs) pertama Glasgow masa medieval di distrik Gallowgate dalam ekskavasi di Spoutmouth menurut Arkeonews 

Temuan berupa 63 tiang kayu tegak dalam tiga baris paralel, pagar anyaman (wattle fencing), tulang hewan, dan pecahan keramik ditemukan sekitar 4,5 meter di bawah permukaan jalan masa kini 

Pecahan keramik dan artefak lainnya diperkirakan berasal dari abad ke-13 sampai ke-14 Masehi sebagai bagian dari ekspansi timur kota pada masa itu 

Tim GUARD Archaeology memimpin penggalian di situs Spoutmouth yang sekarang akan dikembangkan menjadi perumahan sosial dan unit komersial berkat dana pemerintah Skotlandia sebesar £5,57 juta

Kawasan ini dulunya adalah taman mobil (car park) tetapi kemudian dipilih untuk proyek pembangunan 34 rumah sewa sosial dan dua unit komersial sebagai bagian dari rencana kota Glasgow

Kedalaman ekskavasi dan kondisi tanah yang sering tergenang air membantu pelestarian struktur kayu dan bahan organik yang biasanya cepat rusak di lingkungan kota 

Wattle fencing tersebut masih utuh karena kelembapan tanah dan banjir kecil yang secara alami melindungi artefak dari oksidasi dan pembusukan cepat 

Baca Juga: Makam Batu Berusia 5.000 Tahun di Malaga, Spanyol

Ditemukan juga fragmen tembikar umum masa medieval, pecahan jag, dan bagian lain dari peralatan rumah tangga yang memberi gambaran kehidupan sehari-hari di pinggiran kota medieval 

Arkeolog percaya bahwa pinggiran ini adalah bagian dari perluasan kota ke arah timur dari pusat kota Glasgow yang sudah ada sejak kota dideklarasikan burgh pada tahun 1175 oleh Raja William the Lion 

Ekskavasi ini juga menegaskan bahwa permukiman kawasan tersebut bukan hanya permanen tapi memiliki struktur pembatas seperti pagar, yang menunjukkan pembagian area pakai dan kepemilikan lahan lokal 

Penemuan tulang hewan memberi petunjuk bahwa aktivitas peternakan atau konsumsi daging adalah bagian dari kehidupan warga pinggiran Glasgow pada masa itu

Temuan ini juga memperkuat pemahaman tentang bagaimana kota tumbuh tidak hanya secara fisik tapi juga sosial, dengan pemukiman baru muncul di luar tembok inti kota atau pusat administratif 

Proyek penggalian diharap selesai sekitar November, sebelum pembangunan fisik dimulai, agar semua artefak dan kayu bisa diangkat dan dikaji lebih lanjut 

Setelah pengujian konservasi, artefak-artefak ini akan disimpan dan dipamerkan oleh museum lokal sebagai bagian dari warisan budaya Glasgow 

Masyarakat Glasgow menyambut temuan ini karena menghubungkan kembali identitas kota ke masa medieval yang selama ini tersembunyi di bawah jalan dan bangunan modern 

Penemuan ini juga menjadi simbol tepat pada waktunya menyusul peringatan 850 tahun status burgh Glasgow yang akan dirayakan tahun ini 

Keberadaan Molendinar Burn, sungai kecil yang dulu mengalir di sekitar lokasi dan kini sebagian telah tertutup, terkait erat dengan lokasi permukiman awal karena akses air penting untuk kehidupan medieval 

Arkeolog juga mencatat bahwa area ini sering tergenang karena kedalamannya yang 4,5 meter di bawah jalan utama memungkinkan air tanah dan hujan menahan struktur kayu tetap lembap dan terawetkan dengan baik 

Kondisi ini sangat langka di area perkotaan seperti Glasgow karena biasanya pembangunan dan drainase merusak lapisan sejarah organik seperti kayu dan konteks material lainnya 

Penemuan ini memberikan bahan baru bagi penelitian sejarah Kota Glasgow tentang bagaimana masyarakat medieval membangun, bertahan, dan menata lingkungan mereka dalam kondisi alam dan sosial yang berubah(AR).

Editor : Prisilia Rumengan
#Medieval #Glasgow #mask #Glow #sejarah kota #topeng