Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Jejak Rahasia Leonardo da Vinci: Terungkap Terowongan Bawah Tanah Kastil Abad ke-15

Richard Lawongan • Senin, 6 Oktober 2025 | 12:17 WIB

(image credit: tomertu - Getty Images)
(image credit: tomertu - Getty Images)

RADARPAPUA – Sebuah penemuan menarik kembali mengungkap sisi tersembunyi dari karya jenius Leonardo da Vinci.

Baru-baru ini, para peneliti menemukan gambar rancangan terowongan bawah tanah yang ternyata benar-benar ada di bawah Kastil Sforza, Italia.

Kastil ini dibangun pada tahun 1400-an oleh keluarga bangsawan Sforza yang memerintah Milan.

Menurut penelitian dari Polytechnic University of Milan, gambar yang dibuat Leonardo menunjukkan jaringan terowongan rahasia yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

Para peneliti bekerja sama dengan Codevintec dan pengelola Sforza Castle untuk menyelidikinya.

Mereka menggunakan teknologi Ground-Penetrating Radar (GPR) dan pemindaian laser 3D untuk melihat struktur yang tersembunyi di bawah tanah.

Dilansir dari Popular Mechanics, hasilnya mengejutkan—terowongan yang digambar Leonardo memang nyata.

Baca Juga: Yogurt dari Semut, Resep Kuno yang Dihidupkan Kembali di Restoran Bintang Michelin

Bahkan, para ahli menduga sistem ini hanyalah sebagian kecil dari jaringan besar yang melintang di bawah kastil.

Francesca Biolo, seorang peneliti dari universitas tersebut, mengatakan teknologi ini membantu menyingkap ruang-ruang yang sebelumnya tak bisa diakses manusia.

“Pemindaian radar ini memperlihatkan jalur-jalur tersembunyi dan membuka ide baru tentang kemungkinan adanya ruang rahasia lain,” ujarnya.

Kastil Sforza sendiri dibangun ulang oleh Duke Francesco Sforza dari reruntuhan benteng lama.

Ia menambahkan menara, halaman luas, dan aula megah yang dipenuhi lukisan dinding berwarna cerah.

Beberapa tahun kemudian, Ludovico Sforza, penerusnya, mempekerjakan Leonardo da Vinci untuk menghiasi kastil itu dengan karya seni.

Menurut laporan ArtNet, saat bekerja di sana, Leonardo juga mendokumentasikan struktur bawah tanah kastil dalam catatan pribadinya Codex Forster I.

Para ahli menduga terowongan itu dulu digunakan untuk keperluan militer dan juga akses pribadi keluarga kerajaan.

Salah satu jalur bahkan dipercaya menghubungkan kastil dengan Basilika Santa Maria delle Grazie, tempat lukisan “The Last Supper” berada.

Koneksi itu juga memberi jalan cepat bagi keluarga Sforza untuk mengunjungi makam para leluhur mereka.

Saat ini, Kastil Sforza telah berubah fungsi menjadi kompleks museum dengan tiga galeri utama.

Termasuk Museum of Ancient Art dan Museum of the Rondanini Pieta yang menampilkan karya seni klasik.

Para peneliti kini tengah membuat model digital 3D dari kastil tersebut untuk membantu memvisualisasikan bagian bawah tanah yang tak terlihat.

Profesor Franco Guzzetti mengatakan, tujuan proyek ini adalah menciptakan “digital twin”, replika digital yang bisa menampilkan kondisi masa kini sekaligus masa lalu kastil.

Jika teknologi augmented reality (AR) ditambahkan, pengunjung nantinya bisa menjelajahi ruang bawah tanah kastil secara virtual.

Penemuan ini sekali lagi membuktikan betapa luasnya warisan Leonardo da Vinci—bukan hanya dalam seni, tapi juga dalam ilmu dan teknologi masa depan. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#SforzaCastle #LeonardoDaVinci #penemuan #SejarahItalia #arkeologi