RADARPAPUA - Para arkeolog menemukan sebuah patung batu bercorak tiga wajah yang diperkirakan dibuat lebih dari 1.900 tahun lalu di Irlandia.
Patung itu disebut Corleck Head, terbuat dari batu pasir dan memiliki tiga wajah yang tajam dan ekspresif.
Penemuan terjadi di Drumeague, County Cavan, yang juga dikenal sebagai “Hill of Death” menurut laporan Livescience.
Patung tersebut ditemukan pada tahun 1855 ketika penduduk lokal menggali batu untuk pembangunan.
Tinggi Corleck Head sekitar 13 inci (± 33 cm) dan dianggap sebagai contoh terbaik dari seni tricephalic (tiga kepala) Celtic.
Wajah-wajah pada patung memiliki alis menonjol, hidung lebar, dan mulut tipis dengan satu lubang kecil di salah satu mulut.
Di bagian dasarnya juga ditemukan lubang kecil yang mungkin digunakan untuk menancapkannya pada kaki patung atau alas.
Beberapa ahli mengaitkan patung ini dengan praktik “cult of the head” dalam budaya Celtic, yaitu penghormatan terhadap kepala sebagai simbol kekuatan supranatural.
Baca Juga: Warisan Terselubung: Sandal Rumput 750 Tahun Lalu Tersingkap di Sarang Burung Nasar
Menurut Livescience, arkeolog Anne Ross pernah membahas bahwa kepercayaan terhadap kepala ini sangat kuat dalam tradisi Celtic.
Sejarawan Jonathan Smyth mengusulkan patung ini bisa terkait dengan dewa Celtic Lugh dan festival panen Lughnasa karena makna simbolik tentang kesuburan.
Namun ada juga teori yang lebih gelap: lokasi “Hill of Death” dan sisa tubuh korban pengorbanan di dekatnya menunjukkan mungkin patung itu punya hubungan dengan ritual kematian.
Tubuh seorang manusia dari Zaman Besi ditemukan di dekat lokasi, dan korban itu tampaknya dibunuh dengan cara-strangulasi, hantaman, dan pengiris leher.
Para peneliti menduga bahwa pada abad ke-10 hingga ke-13, penduduk Kristen mungkin mengubur patung itu dengan sengaja karena dianggap kutukan atau agar ajaran pagan lenyap.
Karena dianggap simbol pagan dan berbahaya, beberapa patung seperti Corleck Head dikubur agar kepercayaan lama tidak muncul kembali.
Patung ini kini disimpan di Museum Nasional Irlandia dan menjadi artefak penting dalam sejarah Celtic.
Corleck Head bukan satu-satunya patung kepala kuno di lokasi itu — patung Corraghy Heads juga ditemukan di daerah sekitarnya.
Corleck Hill sendiri dulu jadi pusat ritual dan dirayakan jadi tempat festival Lughnasa dalam tradisi pra-Kristen.
Penguburan patung-patung pagan ini menunjukkan konflik budaya antara tradisi lama dan pengaruh agama baru di masa menengah.
Meski makna detailnya masih diperdebatkan, Corleck Head tetap simbol betapa misteriusnya masa lalu masyarakat kuno. (aak)
Editor : Richard Lawongan