RADARPAPUA - Alienware kembali ke akarnya: membuat mesin gaming tanpa kompromi. Dengan nama legendaris Area-51 yang dihidupkan lagi, Alienware 16 hadir sebagai laptop yang tampak seperti pesawat luar angkasa—besar, berat, tapi memukau dalam gaya dan performa. Ini bukan laptop untuk bepergian, tapi sebuah pengganti desktop sejati bagi gamer yang menginginkan kekuatan maksimum di satu perangkat.
Desainnya mencuri perhatian lewat warna “Liquid Teal”, yang berkilau seperti hijau zamrud di bawah cahaya. Logo Alienware yang ikonik tetap bersinar di tengah, ditemani keyboard mekanikal RGB dengan travel dalam dan feel yang sangat clicky. Di bagian bawah, terdapat Cryo Chamber, ruang pendingin transparan yang bukan hanya memperindah tampilan tapi juga meningkatkan sirkulasi udara untuk GPU dan CPU.
Namun, kecantikan ini datang dengan bobot besar — 7,5 pon atau lebih berat dari laptop 18 inci biasa. Untungnya, Alienware menebusnya dengan banyak port: tiga USB-A, dua USB-C, HDMI 2.1, dan slot microSD. Sayangnya, sebagian besar port berada di belakang, yang membuatnya kurang praktis bagi pengguna mobile.
Layarnya berukuran 16 inci QHD+ (2560×1600) dengan refresh rate 240Hz dan kecerahan 500 nits. Panel ini tajam, cerah, dan sangat halus untuk gaming kompetitif. Tapi untuk perangkat seharga ini, sayangnya tidak ada opsi 4K atau OLED, sesuatu yang akan diharapkan oleh gamer kelas atas maupun kreator konten profesional.
Dalam hal performa, Alienware tidak main-main. Unit ulasan dengan Intel Core Ultra 9 275HX, 32GB RAM, RTX 5080, dan SSD 2TB mampu menembus 90 fps di Cyberpunk 2077 (Ultra + ray tracing) dan 154 fps di Control. Konfigurasi dasar seharga $2.000 tetap kuat dengan RTX 5060, sementara versi tertinggi dengan RTX 5090 bisa mencapai $3.500 ke atas — harga yang sebanding dengan kekuatan desktop premium.
Masalah utamanya jelas di daya tahan baterai. Dalam pengujian PCMark 10, Area-51M hanya bertahan 4 jam 13 menit, jauh di bawah laptop gaming lain seperti ROG Zephyrus G16 yang bisa mencapai 9 jam. Singkatnya, ini bukan laptop untuk digunakan tanpa charger.
Meski begitu, Alienware 16 Area-51 menegaskan posisi merek ini sebagai ikon gaming futuristik. Desainnya memukau, performanya buas, dan keyboard-nya memanjakan jari. Ia bukan untuk semua orang, tapi bagi gamer yang mencari simbol kekuatan dan gaya dalam satu perangkat, inilah bintang baru di galaksi laptop gaming.(aj)
Editor : Prisilia Rumengan