RADARPAPUA - Cloudflare adalah perusahaan yang membantu banyak situs di internet agar tetap bekerja dengan baik. Baru-baru ini layanan mereka sempat rusak, dan akhirnya mereka menjelaskan penyebabnya.
Menurut CEO Cloudflare, Matthew Prince, masalahnya terjadi karena ada perintah yang salah masuk ke Basis Data ClickHouse, tempat penyimpanan data mereka. Perintah yang salah itu membuat sistem menyalin aturan kerja berkali-kali.
Karena aturan yang terlalu banyak, sistem yang mengatur bot menjadi kewalahan dan tidak bisa bekerja. Hal ini membuat sistem utama Cloudflare menutup banyak koneksi sebagai langkah keamanan.
Akibatnya, banyak situs yang memakai Cloudflare jadi tidak bisa dibuka, termasuk X, ChatGPT, dan Downdetector. Cloudflare bilang sekitar 20% internet bergantung pada layanan mereka, jadi gangguan ini terasa besar.
Agar tidak terulang, Cloudflare menyiapkan beberapa perbaikan, seperti memperkuat cara sistem menerima data baru, menambah tombol darurat, dan mengecek ulang sistem penting mereka. (*)
Editor : Richard Lawongan