Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Meta Perketat Perlindungan Reels agar Tak Mudah Dicuri dan Diunggah Ulang

Richard Lawongan • Rabu, 19 November 2025 | 23:18 WIB

Meta, induk perusahaan Facebook. (Tunnel Solution)
Meta, induk perusahaan Facebook. (Tunnel Solution)

RADARPAPUA -
Meta membuat fitur baru bernama Facebook Content Protection untuk melindungi video Reels milik kreator agar tidak dipakai orang lain tanpa izin.

Dengan fitur ini, kreator akan mendapat pemberitahuan jika ada orang yang mengunggah ulang Reels mereka. Kreator bisa memilih memblokir video tersebut di Facebook dan Instagram, melihat performanya, atau menambahkan label supaya orang tahu siapa pemilik asli videonya.

Fitur ini dibuat karena Meta ingin mendukung kreator agar tidak kalah oleh video tiruan. Meta bahkan sudah menutup jutaan akun palsu yang meniru kreator terkenal.

Fitur proteksi ini otomatis aktif untuk kreator yang ikut dalam program monetisasi Facebook dan sudah memenuhi aturan orisinalitas. Kreator bisa mengecek apakah mereka mendapat fitur ini lewat notifikasi, dashboard profesional, atau menu “Content Protection”.

Meta memakai teknologi pencocokan khusus untuk melihat seberapa mirip video yang diunggah ulang, berapa kali ditonton, dan siapa yang mengunggahnya. Kreator juga bisa membuat daftar akun yang diizinkan untuk memakai video mereka.

Kreator dapat menambahkan label “original” pada konten mereka dan memilih memblokir video yang melanggar, tanpa memberi hukuman pada akun pengunggah ulang. Meta juga menegaskan fitur ini tidak boleh disalahgunakan dan laporan palsu bisa membuat kreator kehilangan akses.

Saat ini fitur baru bisa digunakan di ponsel, tapi Meta sedang menguji agar bisa dipakai melalui komputer juga. (*)

Editor : Richard Lawongan
#reels #monetisasi #content #Facebook #Meta