Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Pengguna Kini Bisa Mempersonalisasi Realme GT 8 Pro dengan Fascia Kamera Lepas Pasang dan Cover Kustom 3D

Prisilia Rumengan • Minggu, 23 November 2025 | 20:23 WIB

Kamera Realme GT 8 Pro yang bisa di kustom (credit: gsmarena.com)
Kamera Realme GT 8 Pro yang bisa di kustom (credit: gsmarena.com)

RADARPAPUA - Realme kembali menghadirkan terobosan desain melalui Realme GT 8 Pro, sebuah ponsel premium yang mengusung konsep fascia kamera yang dapat diganti.

Inovasi ini belum pernah terlihat pada smartphone lain, menjadikannya salah satu perangkat paling unik di segmennya. Penutup pulau kamera ini dapat dilepas hanya dengan membuka dua sekrup torx kecil.

Di balik fascia tersebut, terdapat modul kamera yang sebenarnya, sementara cover luarnya berfungsi sebagai elemen estetika yang bisa dipersonalisasi.

Realme menyediakan beberapa pilihan fascia bawaan, termasuk versi logam bundar, model segi delapan, hingga pilihan plastik persegi panjang transparan.

Perusahaan juga berencana menyediakan lebih banyak variasi cover setelah peluncuran. Tidak hanya itu, Realme akan merilis file gambar resmi agar pengguna, khususnya komunitas DIY, dapat mencetak cover 3D sesuai kreativitas mereka.

Dengan dimensi yang dibuka ke publik, pengguna bahkan bisa menciptakan desain yang sepenuhnya custom.

Meski begitu, ada pertanyaan mengenai apakah pembeli ponsel seharga lebih dari €1.100 benar-benar tertarik untuk mengganti fascia kamera secara manual atau mencetak cover sendiri.

Namun dari sisi Realme, inovasi ini justru membutuhkan perangkat premium sebagai wadah pengembangan.

Margin produk flagship diyakini dapat menutupi biaya riset, produksi, hingga pemasaran dari fitur modular ini. Realme tampaknya sudah mempertimbangkan semuanya berdasarkan riset pasar internal mereka.

Keunikan lainnya adalah fascia kamera ini bersifat non-struktural. Artinya, ponsel tetap berfungsi normal meskipun fascia dilepas.

Ketahanan perangkat juga tidak terpengaruh, termasuk sertifikasi IP68 dan IP69 yang membuatnya tahan perendaman hingga 2 meter selama 30 menit dan tahan semprotan air panas.

Dengan demikian, fitur modular ini benar-benar berfokus pada personalisasi, bukan fungsi atau perlindungan.

Pada sisi estetika, Realme menyediakan beberapa pilihan warna dan material. Varian biru dan hijau menggunakan bahan polimer bertekstur seperti kulit, meski Realme menyebutnya “seperti kertas”.

Teksturnya lembut dan memberikan kenyamanan saat digenggam. Sebaliknya, varian putih dan Dream Edition memakai plastik diperkuat serat yang terasa lebih licin namun tetap bersih dari sidik jari.

Bagian depan dilindungi Gorilla Glass, walau Realme tidak menyebutkan variannya. Layarnya datar, membuat sebagian pengguna mungkin memilih menambah pelindung kaca sebagai pengganti film plastik bawaan.

Pada sektor keamanan, terdapat sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar yang cepat dan responsif.

Bodinya menggunakan bingkai aluminium datar berlapis satin yang memberikan grip nyaman tanpa mudah kotor.

Realme mempertahankan tombol standar seperti power dan volume, tanpa tombol tambahan seperti kontrol kamera.

Slot SIM mendukung dua nano SIM atau kombinasi nano SIM dan eSIM, khususnya pada unit versi Uni Eropa.

Dengan rangkaian fitur tersebut, Realme GT 8 Pro menonjol bukan hanya dari sisi kinerja, tetapi juga inovasi desain modular yang mendorong kreativitas pengguna.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#Kustom #Smartphone #Design #Teknologi #realme #realme gt 8 pro #kamera #Modular