RADARPAPUA - Telkomsel sedang bekerja keras memulihkan layanan telepon dan internet di daerah yang terkena banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hingga saat ini, hampir seluruh jaringan sudah kembali normal, yaitu 76,5% jaringan seluler dan 79,7% layanan IndiHome.
Untuk mempercepat perbaikan, Telkomsel mengirim 346 teknisi, memasang genset tambahan, memindahkan jalur jaringan yang rusak, memakai perangkat cadangan, dan menempatkan BTS mobile di lokasi yang paling membutuhkan. Mereka juga memberi paket bantuan bernama Paket Siaga Peduli Sumatera, yang bisa diaktifkan gratis oleh warga terdampak.
Pemulihan jaringan dilakukan bertahap di setiap provinsi. Hingga 1 Desember, hasilnya adalah:
-
Aceh: 36% jaringan pulih
-
Sumatra Utara: 90% jaringan pulih
-
Sumatra Barat: 94% jaringan pulih
Telkomsel juga membuka Posko Layanan Pelanggan di lebih dari 100 titik. Di sana warga bisa mendapat telepon dan SMS gratis, ganti kartu tanpa biaya, perpanjangan masa aktif, perbaikan modem, hingga layanan internet sementara untuk kantor-kantor penting seperti Basarnas.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi kerja cepat Telkomsel dalam menjaga agar masyarakat tetap bisa berkomunikasi saat bencana. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan Telkomsel akan terus membantu masyarakat Sumatra hingga semua jaringan pulih sepenuhnya. Telkomsel juga menyediakan hotline 24 jam untuk warga yang membutuhkan bantuan.
Selain memperbaiki jaringan, Telkomsel bersama Telkom Group juga memberi bantuan kemanusiaan, seperti posko darurat, WiFi gratis, dapur umum, pengiriman sembako, hingga pemasangan 120 satelit untuk memastikan internet tetap tersedia. (*)
Editor : Richard Lawongan