Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Meta Prediksi 5 Tren Digital yang Kuasai 2026: AI, Video, dan Chat Bisnis Jadi Kunci Pertumbuhan

Richard Lawongan • Rabu, 10 Desember 2025 | 23:03 WIB

Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian dalam paparan perkembangan teknologi Meta AI yang digelar di Jakarta
Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian dalam paparan perkembangan teknologi Meta AI yang digelar di Jakarta

RADARPAPUA -
Perusahaan teknologi Meta memprediksi ada lima tren digital besar yang akan ramai pada tahun 2026. Tren ini akan membuat cara bisnis berhubungan dengan pelanggan menjadi lebih cepat dan mudah.

Country Director Meta Indonesia, Pieter Lydian, menjelaskan bahwa lima tren itu adalah:

  1. AI dan otomatisasi

  2. Chat bisnis lewat aplikasi pesan

  3. Kreator yang dibantu AI

  4. Video dan live commerce (jualan lewat video atau live streaming)

  5. Belanja lintas negara (cross-border shopping)

Menurut Pieter, cara orang belanja berubah cepat. Sekarang orang ingin bisa bertanya langsung tentang produk, melihat kualitas, dan mendapat saran cepat. Semua itu bisa dilakukan lewat AI dan chat di aplikasi seperti WhatsApp atau Instagram.

Meta mengatakan bahwa AI akan menjadi tempat utama orang mencari informasi dan produk. Di Indonesia, 79% UMKM sudah memakai AI, terutama untuk promosi dan layanan pelanggan. AI juga bisa membuat bisnis lebih hemat biaya dan lebih produktif.

Meta juga melihat banyak orang sekarang lebih suka tanya lewat chat daripada lihat informasi yang statis. Contohnya, chatbot WhatsApp milik OJK bisa menjawab 80% pertanyaan dan membuat pekerjaan jadi empat kali lebih cepat.

Kreator juga punya peran penting karena mereka bisa memengaruhi pilihan belanja orang. Dengan AI, kreator bisa membuat konten lebih cepat, memprediksi tren, dan memberi rekomendasi yang cocok untuk tiap orang. Konten bisa langsung berubah menjadi penjualan dalam waktu singkat.

Video juga makin penting dalam dunia belanja online. Dua juta pengiklan Meta memakai AI untuk membuat video yang menarik dan sesuai kebutuhan. Meta bahkan sedang menguji fitur agar penonton bisa membeli barang langsung dari Reels di Instagram.

Meta melihat Asia Pasifik menjadi wilayah penting untuk belanja antarnegara. Ini membuka peluang besar bagi produk Indonesia seperti makanan halal, fesyen, dan kosmetik untuk dijual ke luar negeri.

Pieter menyarankan pelaku bisnis untuk mulai memanfaatkan AI, memakai chat sebagai layanan utama, bekerja sama dengan kreator, fokus pada video dan live streaming, dan memperluas penjualan ke negara lain.

Ia juga menegaskan bahwa teknologi harus bisa dipakai semua orang, termasuk UMKM. AI tidak boleh hanya untuk segelintir orang, tapi harus tersedia untuk semua. (*)

Editor : Richard Lawongan
#kreator digital #AI #tren digital #Meta